telset

Pengguna iOS dan Android Kecewa Instagram Dibeli Facebook

Jakarta –  Facebook baru saja mengakuisisi Instagram senilai USD 1 miliar atau setara Rp 9 triliun. Namun ternyata aksi pembelian tersebut menimbulkan kekecewaan bagi para pengguna aplikasi edit dan sharing foto tersebut.

Sejak pertama kali dirilis pada Januari 2011 lalu, Instagram yang awalnya hanya tersedia untuk platform iOS, iPhone, maka eksklusifitas aplikasi ini sangat terasa karena hanya pengguna iPhone, iPad, dan iPod sajalah yang bisa menikmatinya.

Namun setelah satu setengah tahun Instragram hadir eksklusif di iOS, pada tanggal 4 April lalu rasa eksklusivitas itu hilang lantaran Instagram menerima kehadiran platform lainnya, yakni Android. Saat itu kekecewaan sudah mulai muncul, karena rasa eksklusivitas itu telah direnggut Android.

Dan kini dengan rasa kekecewaan sepertinya makin mendalam, karena Instragram dipastikan akan semakin tidak eksklusif setelah dibeli Facebook. Rasa kecewa tak hanya diungkapkan pengguna iOS, namun para pengguna Android pun merasa kecewa karena kini mereka harus berbagi™ dengan para pengguna Facebook.

Seperti dilansir Cnet, Selasa (10/4), rasa kecewa para pengguna iOS dan Android ini banyak diungkapkan melalui kicauan di akun Twitter mereka. Banyak dari mereka yang dengan kesal mengatakan tidak lagi mau menggunakan aplikasi Instagram, karena tak ingin berbagi foto dengan para pengguna Facebook.

Walaupun masih belum ada kejelasan bagaimana Instagram nanti ke depannya setelah diakusisi Facebook, namun para pengguna iOS dan Android tetap menuntut Instagram tetap dihadirkan secara eksklusif pada perangkat mobile berbasis iOS dan Android.

Melihat gelombang kekecewaan ini, Mark Zuckerberg, CEO sekaligus pendiri Facebook coba menenangkan para pengguna Instagram dengan mengatakan berjanji tidak akan melebur Instagram begitu saja ke dalam Facebook.

Janji Mark ini memang belum bisa dijadikan jaminan Instagram tidak akan dilebur ke dalam Facebook, karena kepentingan bisnis sudah pasti akan mempengaruhi kebijakan perusahaan yang dipimpinnya itu.

Namun dari kacamata banyak analis menyebutkan, niat Facebook mengakuisisi Instagram adalah agar dapat menggunakan kelebihan Instagram dan menerapkannya dengan fitur serupa di Facebook. Sementara Instagram sudah pasti akan memanfaatkan kekuatan infrastruktur yang dimiliki Facebook untuk tumbuh menjadi lebih besar.

“Itulah sebabnya kenapa kami berkomitmen untuk membangun dan mengembangkan Instagram secara independen,” tulis Mark di akun Facebook-nya.

Mark memastikan, Instagram tetap bisa digunakan untuk berbagi foto ke jejaring sosial lainnya, dan tidak eksklusif di Facebook saja. Dan jika pengguna Instagram tidak ingin membagikan foto ke Facebook, hal ini tetap dimungkinkan. [hbs]

 

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0