telset

Peneliti AS Temukan Penguat Jaringan untuk Daerah Terpencil

Jakarta – Minimnya infrastruktur jaringan yang memadai, seringkali membuat komunikasi di daerah terpencil sedikit mengalami kesulitan karena sulitnya mendapatkan sinyal. Kini telah ditemukan teknologi jaringan multi-hop yang dapat dijadikan alat penguat jaringan di daerah terpencil.

Teknologi ini berhasil dikembangkan para peneliti dari North Carolina State University, Amerika Serikat. Cara kerjanya dimana data diteruskan di dua atau lebih hop agar bisa mencapai jaringan yang lebih luas,

Jaringan multihop sendiri adalah sebuah sistem yang menghubungkan antara dua LAN dan WAN dengan menggunakan router sebagai media serta mengkonfigurasikan alamat logical jaringan dengan protocol seperti IP. Dalam penggunaannya, jaringan sejenis ini sering kali terjebak oleh gangguan antara node setiap link.

Pendekatan kami adalah dengan meningkatkan jumlah rata-rata data yang dapat ditransmisikan dalam jaringan setidaknya 20 persen untuk jaringan dengan node secara acak ditempatkan. Atau bisa menyentuh sampai angka 80 persen jika node diposisikan dalam kelompok dalam jaringan,” kata Dr Rudra Dutta , seorang profesor ilmu komputer di North Carolina State University, yang dilansir Engadget, Senin (23/4).

Tentunya teknologi yang ditemukan Rudra ini sangat berguna ketika adanya bencana alam yang memerlukan komunikasi. Sebab teknologi ini tak hanya memberikan efisiensi hingga 80 persen, tapi juga dapat menghemat daya dari perangkat yang menggunakan tenaga baterai sebagai sumber dayanya.

Dari penelitian ini, Rudra Dutta belum memberikan keterangan, apakah teknologi yang ia temukan akan dibuat secara massal. Semoga saja bisa. Sebab sangat membantu Indonesia yang terdiri dari wilayah kepulauan.[tsn/hbs]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0