telset

Pendapatan Meroket, Saham Apple Justru Turun

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta – Walaupun mencatar rekor penjualan dan pendapatan di kuartal keempat 2012, namun Apple harus menerima kenyataan sahamnya merosot lebih dari 10% pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat.

Dalam laporan keuangannya Apple mencatat laba sebesar USD 13,1 miliar atau setara dengan Rp 124,5 triliun dengan omzet USD 54,5 miliar (setara Rp 516,8 triliun) di kuartal keempat 2012.

Namun rekor pencapaian itu pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, saham Apple jatuh 9,8% ke level USD 463,49 per lembar setelah keluarnya pengumuan kinerja tersebut.

Meski berhasil mencatat rekor penjualan namun saham Apple sudah terus-terusan turun. Setelah meraih rekor tertingginya sepanjang masa di USD 700 per lembar tahun lalu.

Harga saham Apple anjlok hampir 30% sejak September tahun lalu karena kekhawatiran Apple kehilangan keunggulan dibanding dengan para pesaingnya.

Beberapa analis menyebutkan Apple tidak bisa bersaing karena harga yang ditawarkan kalah bersaing dengan produk vendor lain yang memberikan harga lebih murah.

Saat ini produk Apple menghadapi persaingan yang semakin ketat dari Samsung, LG,  dan beberapa produsen smartphone lainnya yang berbasis sistem operasi Android.

Namun turunnya saham Apple ini juga dialami pabrikan ponsel lainnya. Dalam laporan terakhirnya, harga saham Samsung juga turun 1,7%. Sementara saham LG juga turun 3,1%.

Seperti diketahui, kedua perusahaan asal Korea Selatan ini merupakan pemasok komponen perangkat buatan Apple. Saat ini Samsung memasok komponen flash memory dan display untuk iPhone. Sementara LG memasok layar bagi produk Apple.[hbs]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0