telset

Pemerintah China Blokir Aplikasi Streaming Game Twitch

Telset.id, Jakarta – Pemerintah China memblokir layanan Twitch. Aplikasi streaming game tersebut tidak bisa diakses oleh warga di Negeri Tirai Bambu. Bahkan layanan App Store dan Apple Store di sana sudah menghapusnya, walaupun pada bulan lalu terjadi peningkatan jumlah pengunduh Twitch.

Informasi terkait pemblokiran tersebut dikonfimrasi dari pihak Twitch. Kepada The Verge, Jumat (21/9/2018) mereka mengatakan jika aplikasinya telah diblokir, tetapi tidak menjelaskan terkait detail alasan pemblokiran tersebut.

Bulan lalu aplikasi Twitch menempati urutan ketiga aplikasi teratas yang banyak diunduh di China. Popularitas Twitch melesat karena menayangkan pertandingan e-sport di Asian Games 2018.

Baca juga: Mesin Pencari Google Versi China Bisa Lacak Pengguna 

Perusahaan Sensor Tower mengatakan bahwa unduhan untuk aplikasi Twitch pada 27 Agustus lalu naik 23 kali lebih tinggi dari pekan sebelumnya selama kegiatan kompetisi.

Twitch yang dimiliki oleh Amazon memang semakin banyak ditonton oleh warga dunia. Hal ini tidak terlepas dari game Fortnite dan sosok Tyler “Ninja” Blevins yang semakin populer. Jumlah penonton aktif bulanan Twitch juga dua kali lipat bertambah dari tahun 2016 ke 2017.

Baca juga: Iran Tuding Twitter Blokir Akun Pendukung Pemerintah 

Di China demam Asian Games menjadikan Twitch semakin banyak ditonton. Pasalnya Televisi Pusat China atau CCTV memilih tidak menayangkan pertandingan e-sports di Asian Games ke-18 di Jakarta lalu.

Dampaknya, para gamers China mulai mencari alternatif lain, salah satunya dengan mengunduh layanan Twitch yang menayangkan pesta olahraga terbesar di benua Asia tersebut.

Pada kompetisi e-sports di ajang Asian Games 2018 lalu, China berhasil menyabet 2 emas  dan 1 perak. Aksi atlet China di kompetisi e-sports di Asian Games 2018 tampaknya menjadi konten terakhir yang bisa dinikmati para gamers China.

Pemblokiran Twitch merupakan cara pemerintah China melarang platform media barat di negaranya, khususnya ketika platform tersebut semakin populer. Media sosial seperti Facebook dan Twitter pun sudah sejak lama diblokir di China.

Bahkan pihak Google yang telah lama diblokir mulai mengembangkan mesin pencari yang “ramah” dengan pemerintah China, agar bisa masuk kembali ke negeri komunis tersebut.

Baca juga: China Blokir Situs Penyiaran ABC, Ini Penjelasannya 

Rumor soal pemblokiran Twitch sudah ramai diperbincangkan di Weibo. Warga China mulai menanggapi soal gangguan koneksi di Twitch. Mereka mulai saling melaporkan jika di daerah mereka Twitch masih bisa terkoneksi dengan baik ataupun sebaliknya.

Bahkan ketika berita soal pemblokiran menyeruak pada Rabu (19/9), ada laporan jika provinsi bagian China Utara dan Selatan masih bisa mengakses Twitch, sehingga pemblokiran dianggap tidak konsisten.

“Mengapa saya tidak bisa terhubung di (Provinsi timur laut) Liaoning?” seorang pengguna bertanya. Sementara yang lain berkata masih bisa mengakses Twitch. “Saya masih bisa menonton sekarang di (kota timur laut) Changchun,” kata pengguna lainnya.

Baca juga: Rusia Masih Cari Cara untuk Blokir Telegram 

Kebangkitan dan kejatuhan Twitch yang cepat di China, kemungkinan akan segera menjadi titik awal dalam sejarah sensor Cina terhadap platform internet Barat. Hal itu tidak menjadi pertanda yang baik bagi layanan distribusi game Steam.

Sebelumnya perusahaan induk Steam yakni Valve mengumumkan pada Juni tahun ini bahwa pihaknya bermitra dengan pengembang video game berbasis di Shanghai, Perfect World, untuk meluncurkan Steam versi China.

Mereka pun juga akan berdiskusi dengan Perfect World untuk melakukan kurasi agar video game mereka bisa lolos dari pemblokiran. Sayangnya Valve belum menginformasikan kembali terkait perkembangan kurasinya tersebut. [NM/HBS]

Sumber : The Verge 

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0