Pemerintah akan Turunkan Harga Lelang Kanal 3G

Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan akan menurunkan harga awal lelang kanal 3G yang rencana akan dilakukan tender pada bulan Mei mendatang.

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, Muhammad Budi Setiawan menyebutkan, penurunan harga lelang tersebut dikarenakan adanya biaya investasi filter Base Transceiver Station (BTS) yang harus dikeluarkan operator.

Penurunan harga lelang ini hanya dikhususkan untuk kanal 3G Blok 12. Karena kanal itu berdekatan dengan kanal milik operator Smartfren yang menggunakan kanal Code Division Multiple Access (CDMA), jelas Budi di Jakarta, Rabu (14/3).

Ia mengusulkan harga lelang kanal 3G diturunkan karena nantinya masih perlu investasi untuk filter. Sebelumnya patokan awal biaya lelang untuk kanal 3G tahun lalu sebesar Rp 160 miliar. Saya usulkan harga lelang tahun ini, khususnya kanal 3G blok 12 diturunkan, tuturnya.

Namun Budi belum dapat memastikan berapa besaran penurunan harga lelang tersebut. Menurutnya para operator harus berinvestasi sekitar Rp 1 juta per BTS untuk filterisasi BTS.

Pemerintah sendiri sebelumnya telah menerima surat dari PT Telkomsel, PT Axis Telekom Indonesia, dan PT XL Axiata yang menyatakan minat mereka untuk mengikuti proses lelang.

Proses tender blok 3G tahap ketiga atau third carrier di frekuensi 2,1 Gigahertz ini rencananya akan mulai dibuka oleh pemerintah pada bulan Mei mendatang.

Budi mengungkapkanm saat ini tim penataan Kementerian sedang mengkaji komitmen yang akan ditetapkan sebagai persyaratan dalam tender dua kanal terakhir blok 3G tersebut.

Salah satu persyaratan yang dikaji adalah persentase jangkauan jaringan operator. Selain itu, Keputusan Menteri Komunikasi tentang tata cara seleksi kanal 3G diharapkan juga bisa selesai sebelum Mei. Bagi peminat wajib memenuhi persyaratan dan komitmen yang ditentukan pemerintah, ucap Budi.

Seperti diketahui, dari 12 kanal yang tersedia di blok 3G, pemerintah telah melelang sebanyak 10 kanal blok 3G kepada lima operator seluler. Yakni untuk kanal 1 dan 6 dimiliki oleh PT Hutchison CP Telecommunications ( Tri), kanal 2 dan 3 milik Axis, kanal 4 dan 5 milik Telkomsel, kanal 7 dan 8 Indosat, dan kanal 9 dan 10 XL Axiata. [hbs]

 

 

Previous articleBTEL Kuasai 35% Saham Sampoerna Telekomunikasi
Next articleSemua Perangkat Samsung akan Saling Terkoneksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here