telset

Pelanggan Marah, Toko T-Mobile Dirusak

Manchester – Sistem pembelian ponsel di Amerika yang menuntut pembeli menandatangani kontrak sebelum melakukan transaksi ternyata tidak sepernuhnya bisa diterapkan di negara lain.  Akibat tidak puas dengan isi kontrak dan pelayanan customer service, seorang pelanggan di Inggirs mengamuk.

Kebanyakan orang bila menemui pelayanan yang tidak memuaskan mungkin hanya mengeluarkan kata-kata umpatan yang tidak sopan. Atau sebagian yang lainnya memilih hanya diam dengan pelayanan yang mereka terima.

Tetapi tidak dengan Jason Codner. Seperti yang Telsetnews kutip dari ubergizmo, Selasa (3/7), pria berusia 42 tahun ini mengamuk di toko Manchaster, Inggris, akibat karyawan T-Mobile yang menolak pengembalikan apa yang dimintanya. Padahal keluhannya tersebut tidak ada di dalam surat perjanjian yang telah ditandatangani.

Dia mulai menghancurkan toko dan melempari barang-barang ke dinding. Walaupun tidak sampai jatuh korban, tindakannya ini dianggap mengganggu ketertiban umum. Akibat tindakannya, Jason harus berurusan dengan polisi.

Di tengah kesulitan ekonomi yang terjadi di Eropa, apakah insiden ini akan terus terjadi? Setidaknya, kejadian ini menjadi pelajaran bagi customer service untuk memberikan layanan terbaik bagi setiap keluhan yang datang dari pelanggan.[lkh/hbs]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0