šŸ“‘ Daftar Isi

Ilustrasi kabel bawah laut yang dipasang di dasar laut untuk infrastruktur data

Oregon Terapkan Biaya Baru Kabel Laut, Target Dana US$1 Juta

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Oregon akan menerapkan struktur biaya baru untuk pemasangan kabel bawah laut
  • Target pendapatan US$1 juta per pemasangan kabel baru
  • Biaya aplikasi naik dari US$5.000 menjadi US$15.000
  • Biaya tahunan kabel US$3 per kaki untuk diameter hingga tiga inci
  • Proyek Amazon Bitfrost diperkirakan bayar US$1,45 juta selama 20 tahun
  • Kebijakan mulai berlaku Januari 2027
  • Aturan baru mencakup dekomisioning kabel dan mitigasi gempa

Telset.id – Oregon akan menerapkan struktur biaya baru bagi perusahaan yang memasang kabel laut di lepas pantainya. Kebijakan ini diperkirakan mampu menghasilkan US$1 juta (sekitar Rp15,5 miliar) per pemasangan kabel baru.

Oregon Department of State Lands mengusulkan perubahan total pada sistem penetapan harga kabel bawah laut yang saat ini hanya US$5.000 sejak tahun 2001. Kenaikan biaya ini dinilai sudah sewajarnya mengingat meningkatnya kebutuhan infrastruktur data dari pusat data besar seperti milik Google di Dalles.

Selama ini, Oregon menjadi lokasi menarik bagi perusahaan teknologi seperti Microsoft dan Amazon berkat insentif pajak rendah dan zonasi yang mendukung. Namun, negara bagian di pesisir Pasifik Amerika Serikat itu kini menilai sudah saatnya menerapkan struktur pembayaran baru untuk kompensasi infrastruktur bawah laut yang berada di tanah terendam dan tanah yang dapat terendam dalam laut teritorial Oregon.

Perlindungan garis pantai telah menjadi prioritas politik dalam beberapa tahun terakhir di Oregon. Kebijakan baru ini juga mencakup aturan yang mengatur seberapa banyak informasi yang harus diserahkan perusahaan dalam aplikasi mereka, mulai dari dekomisioning kabel usang hingga respons terhadap gempa bumi seperti peristiwa Zona Subduksi Cascadia yang diperkirakan akan terjadi.

Seorang penyelam SCUBA memeriksa kabel bawah laut

Berbagai tantangan terhadap operasi perusahaan di lepas pantai Oregon muncul dalam beberapa tahun terakhir. Salah satu contohnya adalah upaya anak perusahaan Meta memasang kabel baru di Tierra Del Mar pada tahun 2020. Proyek yang kemudian ditinggalkan itu mengakibatkan insiden polusi dengan 6.500 galon cairan bor dibuang ke laut dan munculnya sepasang lubang pembuangan pada tahun berikutnya.

Rincian Biaya Baru Kabel Laut Oregon

Struktur pembayaran yang dipertimbangkan mencakup biaya aplikasi dan kompensasi untuk infrastruktur bawah laut. Meskipun biaya aplikasi baru meningkat tiga kali lipat, Oregon tetap akan menjadi alternatif yang lebih terjangkau bagi penyedia layanan dibandingkan California dan Washington.

Berikut rincian perubahan biaya yang diusulkan:

  • Biaya aplikasi baru: naik dari US$5.000 menjadi US$15.000
  • Biaya perpanjangan aplikasi: naik dari US$5.000 menjadi US$7.500
  • Biaya aplikasi pelanggaran baru: US$7.500 (menggambarkan pembangunan di tanah milik negara yang membatasi tujuan biasanya)
  • Biaya tahunan dasar untuk kabel diameter hingga tiga inci: US$3 per kaki
  • Biaya untuk saluran (conduit): US$7 per kaki

Untuk memberikan gambaran lebih jelas, simulasi berdasarkan proyek kabel Amazon Bitfrost menunjukkan total US$1.450.380 harus dibayarkan selama dua dekade. Dana tersebut akan disalurkan ke Oregon Common School Fund.

Meskipun angka untuk proyek Amazon Bitfrost terlihat tinggi, biaya ini hanyalah setetes air di lautan dibandingkan dengan anggaran yang dibutuhkan untuk memasang kabel melintasi Samudra Pasifik, yang diperkirakan mencapai sekitar US$400 juta.

Perlu dicatat bahwa usulan biaya ini merupakan revisi dari proposal yang lebih mahal sebelumnya. Kebijakan baru ini dijadwalkan akan mulai diberlakukan pada Januari 2027.

Dampak bagi Perusahaan Teknologi

Kebijakan baru Oregon ini menjadi sinyal bahwa negara bagian tersebut semakin serius dalam mengelola infrastruktur bawah laut di wilayahnya. Perusahaan teknologi besar seperti Amazon, Microsoft, dan Google yang memiliki kepentingan besar di Oregon harus menyesuaikan diri dengan aturan baru ini.

Bagi Amazon, proyek kabel Bitfrost menjadi contoh nyata bagaimana biaya baru ini akan diterapkan. Dengan perkiraan total pembayaran US$1,45 juta selama 20 tahun, perusahaan harus memasukkan biaya ini ke dalam anggaran ekspansi infrastruktur mereka.

Kebijakan ini juga menekankan tanggung jawab korporasi dalam pengelolaan kabel bawah laut. Perusahaan diwajibkan untuk menyertakan rencana dekomisioning kabel usang dan strategi mitigasi bencana alam seperti gempa bumi dalam aplikasi mereka.

Dengan adanya aturan yang lebih ketat ini, Oregon berharap dapat menyeimbangkan antara kepentingan bisnis dan perlindungan lingkungan. Insiden polusi yang melibatkan anak perusahaan Meta menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak.

Ke depannya, perusahaan yang ingin memasang kabel bawah laut di Oregon harus mempersiapkan anggaran yang lebih besar dan dokumen aplikasi yang lebih lengkap. Kebijakan ini dipastikan akan mengubah lanskap investasi infrastruktur data di negara bagian tersebut.

Bagi para pelaku industri teknologi, perubahan kebijakan di Oregon ini menjadi indikator bahwa regulasi terkait infrastruktur bawah laut akan semakin ketat di masa mendatang. Perusahaan harus mulai mempertimbangkan aspek kepatuhan dan biaya jangka panjang dalam perencanaan ekspansi jaringan mereka.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.