Operator Bisa Langsung Blokir Nomor Penyedot Pulsa

Jakarta – Praktek pencurian pulsa yang dijalankan content provider (CP) telah banyak merugikan konsumen. Operator selama ini berdalih tak bisa langsung memblokir nomor, karena dianggap akan melanggar peraturan kerahasiaan konsumen.

Saat kasus pencurian pulsa ini mulai banyak ditulis oleh berbagai media, layanan SMS Premium para operator pun menjadi sorotan publik. Namun, walaupun telah menjadi sorotan publik, sepertinya operator lebih suka melempar tanggungjawabnya kepada CP.

Kami selama ini tak bisa langsung memblokir nomor yang digunakan untuk melakukan pencurian pulsa, karena peraturannya tidak memperbolehkan kalau belum ada pengaduan dari pelanggan, ujar Febriati Nadira, Head of Corporate Communication XL beberapa waktu lalu kepada Telsetnews.

Sementara pihak Telkomsel mengaku serius menanggapi keluhan masyarakat yang sulit melakukan unreg pada saat sudah terlanjur teregistrasi pada satu konten yang ditawarkan CP.

Jika ada satu layanan konten yang dikeluhkan pelanggan, maka kami menanggapinya dengan serius dan segera melakukan klarifikasi kepada pelanggan bersangkutan dan CP penyedia layanan tersebut, kata  GM Corporate Communications Telkomsel, Ricardo Indra.

Hal senada diungkapkan Indosat yang mengklaim telah berhasil menangani kasus pencurian pulsa dengan menekan jumlah keluhan hingga 400%. Hingga saat ini keluhan pelanggan tentang kasus pencurian pulsa telah turun kurang lebih sebesar 400%, ucap Sumantri Joko Yuwono, Group Head Product Development & Management Indosat.

Walaupun hampir semua operator mengklaim telah melakukan upaya pencegahan, namun pada prakteknya dilapangan yang terjadi justru sebaliknya. Praktek pencurian pulsa oleh CP nakal semakin menggila, dan modusnya pun semakin canggih.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Informasi dan Humas Kominfo, Gatot S Dewabroto mengatakan sangat prihatin dengan kondisi tersebut. Gatot berharap, seharusnya para operator bisa lebih tegas lagi menindak CP, kalau memang telah jelas-jelas mereka melakukan praktek penipuan tanpa harus menunggu pengaduan dari pelanggan.

Harusnya operator tidak perlu menunggu pengaduan dari pelanggan dan tak perlu takut memblokir nomor yang terindikasi melakukan praktek penipuan, karena UU sudah menjamin tentang hal tersebut, kata Gatot kepada Telsetnews di Jakarta, Kamis (6/10).

Ia mengungkapkan, sesuai dengan Peraturan Menteri Kominfo No.23/2005 disebutkan, penyelenggara jasa telekomunikasi wajib menonaktifkan nomor pelanggan jasa telekomunikasi yang terbukti atau diketahui menggunakan data sebagaimana dimaksud.

Dengan mengacu pada PM tersebut, operator berhak langsung memblokir nomor yang digunakan untuk menyebarkan SMS yang berisi penipuan, tanpa harus menunggu pengaduan pelanggan, tegas Gatot.

Menurutnya operator memiliki data base pelanggan, sehingga bisa dengan cepat melakukan verifikasi untuk mengetahui data pemilik nomor tersebut sudah sesuai atau tidak. Kalau ternyata tidak sesuai bisa langsung diblokir.[hbs]{jcomments on}

 

 

Previous articleOperator Telekomunikasi Lalai Lindungi Pelanggan
Next articleBill Gates Meninggal?

2 COMMENTS

  1. Smart Watch Kekinian! APPLE WATCH 5 bisa kamu menangin. Sms ktk POIN PRIZES ke 92229 Cek http://lnk.id/CuMaMa Poinmu20 CS: 087878861639.ini bukti pencurian pulsa setiap saya isi pulsa belum sempat di pakai tau-tau pulsa hilang.tolong di tindaklanjuti bikin kapok pelanggan.menurut saya Exel payah.

  2. Sama kasus kita..kalau begini mending ganti operator..banyak sms ga jelas yg makan pulsa..baru isi pulsa mo d pakai habis..payah xl..tolong dong pelayanan ya..yg begini perlu di basmi..sms gila..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here