Operator Bantah Miliki Short Code Bermasalah

Jakarta – Short Code (SC) 1212 milik Telkomsel dan 1818 milik XL termasuk dalam daftar 10 SC bermasalah yang dikeluarkan BRTI. Namun pihak Telkomsel dan XL membantah SC milik mereka itu bermasalah, karena keduanya tidak terkait dengan content provider (CP) manapun.

Kami sudah konfirmasi ke BRTI soal dimasukannya SC 1212, ternyata itu hanya ada kesalahan informasi saja. Besok BRTI akan mengeluarkan revisinya, jelas GM Corporate Communication Telkomsel, Ricardo Indra saat dihubungi Telsetnews, Rabu (21/12).

Indra mengungkapkan, tidak semua SC layanan konten premium yang dijalankan operator itu menggunakan CP. Short Code 1212 itu milik Telkomsel selaku network provider bukan CP. Jadi harus dibedakan antara network provider dengan CP, jelasnya.

Menurutnya, pengaduan masyarakat melalui Call Center 159 yang dibuka BRTI, tidak selalu terkait soal pencurian pulsa. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya salah informasi soal SC 1212.

Saat ditanya soal Extend Media yang tidak terdaftar di BRTI, ia mengatakan belum bisa memberikan jawaban karena harus menanyakan dulu ke pihak legal Telkomsel. Saya belum bisa kasih jawaban, karena itu sudah masuk ke ranah legal. Mereka yang lebih tahu, ucapnya berkelit.

Indra berdalih tidak tahu secara detail administrasinya, karena ia hanya tahu secara general saja. Karena menurutnya, untuk menjadi mitra Telkomsel itu ada dua aspek yang harus dipenuhi, yakni aspek teknis dan aspek administrasi. Izin usaha itu masuk ke soal administrasi yang juga terkait unsur legalnya, tukas Indra.

Sementara itu, VP Corporate Communication XL Axiata, Turina Farouk menegaskan, layanan konten premium dari XL yang menggunakan SC 1818 itu bukan CP. Saya tegaskan short code 1818 itu bukan CP, jadi tidak benar kalau BRTI memasukan SC 1818 ke dalam daftar 78 CP bermasalah, tegas Turina kepada Telsetnews.

Menurutnya, masalah SC 1818 ini sudah dijelaskan kepada BRTI bahwa 1818 itu merupakan layanan konten premium yang dijalankan XL sendiri, jadi layanan itu bukan termasuk CP.

Turina juga menyebutkan, sejak kasus ini merebak, XL sudah dengan ketat memeriksa semua perjanjian kerja sama dengan CP yang menjadi mitra XL. Kami tidak main-main, kalau memang tidak terdaftar di BRTI, kami tidak mau bekerjasama, tandasnya. [hbs]{jcomments on}

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -