OLX Bantah Bocorkan Data Pengguna

Telset.id, Jakarta – Laporan hasil penelitian tentang pembocoran data pengguna oleh sejumlah situs e-commerce langsung mengundang reaksi. OLX.co.id, salah satu e-commerce yang juga disebut-sebut oleh Opera langsung memberikan klarifikasi bahwa OLX tidak bocorkan data pengguna.

“Kami menghargai usaha dan perhatian Opera untuk mengedukasi pengguna Internet tentang keamanan dalam berbelanja online. Kami merasa hal ini penting untuk dilakukan, dan mendukung hal ini,” kata Amelia Virginia Public Relation Manager, OLX Indonesia, dalam keterangannya kepada Telset.id, Rabu (2/11/2016).

Amelia mengungkapkan, sekitar lima bulan yang lalu, pihaknya menggunakan HTTPS/TLS pada seluruh platform OLX.co.id. Dalam waktu dua bulan, pihak OLX Indonesia melihat adanya penurunan pengguna yang cukup signifikan karena ada kendala pada saat pemasangan iklan.

“Hal ini terjadi terutama pada platform mobile. Dari penyelidikan kami, ditemukan beberapa issu dari operator saat melayani traffic menggunakan HTTPS,” terangnya.

Mengenai informasi yang dikumpulkan oleh trackers, pada platform OLX.co.id informasi tersebut sebagian besar adalah informasi yang terbuka dari pengguna internet saat mereka browsing ke situs OLX.

Informasi ini yang digunakan oleh OLX untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi para pengguna saat berjual beli di platform kami, seperti yang lumrah diterapkan di industri ini.

“Dan yang terpenting, kami tidak pernah membagikan informasi pribadi pengguna kepada pihak lain,” tegas Amelia.

Menurutnya, sebagai perusahaan yang mengutamakan pengguna, usaha OLX tidak berhenti sampai di situ. OLX disebutnya sangat menjaga privasi pengguna dengan terus mencari solusi tentang hal ini.

“Dalam waktu dekat, kami akan meluncurkan platform baru yang lebih aman tanpa mengganggu pengalaman pelanggan,” ucap Amelia.

Sebelumnya diberitakan, dari hasil penelitian Opera pada 60 aplikasi belanja peringkat teratas di Android, ditemukan bahwa lebih dari setengahnya mengumpulkan informasi pribadi pengguna melalui pelacak.

[Baca juga: Warning!! 60 E-commerce Ini Tidak Aman]

Temuan ini berasal dari penilaian risiko privasi di Opera Max, aplikasi manajemen data dan penghematan data milik Opera untuk Android. Sebanyak 60 aplikasi belanja paling populer ditinjau menggunakan modus privasi di aplikasi ini.

Penelitian lain menunjukkan bahwa informasi pribadi seperti nama pengguna, alamat email, lokasi, istilah pencarian dan nomor telepon dibagikan kepada pihak ketiga melalui pelacak.[HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0