Obama Tertarik Investasi di Autonomous Car

Telset.id – Presiden Amerika Serikat Barrack Obama rupanya tertarik untuk mengembangkan riset mengenai autonomous car, untuk menghubungkan semua negara bagian di Amerika dalam 10 tahun mendatang. Obama berencana mengajukan dana sebesar USD 4 miliar untuk riset tersebut dalam proposal anggaran 2017.

Obama berencana untuk bekerja sama dengan semua pabrikan mobil dan teknologi yang saat ini sedang berlomba mengerjakan proyek mobil tanpa pengemudi ini. Ke depan, AS tentunya akan mengembangkan aneka regulasi terkait autonomous car ini, yang bisa ditiru banyak negara, termasuk Indonesia.

Seperti dikutip dari TechCrunch, Sekretaris Departemen Transportasi AS Anthony Foxx, mengatakan era baru teknologi autonomous car berpotensi menyelamatkan banyak nyawa, mereduksi emisi gas buang, serta mentransformasi mobilitas masyarakat AS.

Pemerintah AS sendiri berencana akan segera membuat kebijakan mengenai automated driving dalam enam bulan mendatang.

Sebelumnya, pemerintah Jepang sudah lebih dulu merangkul perusahaan otomotif di negara tersebut dan perguruan tingginya untuk mengembangkan self-driving technology. Inisiatif itu bertujuan agar Jepang memiliki keunggulan dalam persaingan menguasai pasar autonomous vehicle yang diperkirakan mulai berkembang akhir tahun ini.

Pemerintah Jepang dalam waktu dekat kemungkinan akan melakukan standarisasi software dan sensor yang akan menjadi pusat dari system kendaraan self-driving. Hal ini akan membantu para vendor komponen Jepang mengejar ketertinggalan terhadap rivalnya dari Jerman, Bosch.

Menurut laporan Nikkei, para pemimpin Jepang khawatir negara mereka akan berada di posisi yang tidak menguntungkan jika Jerman dan Amerika Serikat dibiarkan memimpin dalam pengembangan standar baru untuk teknologi self-driving vehicles.[AI/HBS]

 

Artikel Obama Tertarik Investasi di Autonomous Car dikutip dari Telset.