Ngeri! Asteroid Raksasa akan Tabrak Bumi, Apa Dampaknya?

Telset.id, Jakarta – European Space Agency (ESA) memberi informasi penting terkait ancaman asteroid raksasa terhadap Bumi. ESA menyatakan, asteroid 2006 QV89 berukuran lebih kurang 50 meter berpeluang akan tabrak Bumi pada 9 September 2019 pagi.

Menurut laporan Live Science, seperti dikutip Telset.id, Senin (10/6/2019), peluang asteroid 2006 QV89 menabrak Bumi berkisar 1:7.000. Selama ini, asteroid berbentuk bongkahan batu tersebut memang masuk daftar 10 benda angkasa paling berbahaya.

Sayang, dampak hantaman asteroid terhadap Bumi belum diungkapkan secara detail oleh ESA. Yang jelas, asteroid 2006 QV89 berukuran raksasa, dua kali lebih besar ketimbang asteroid yang mengakibatkan kaca jendela di Rusia pecah pada 2013 silam.

{Baca juga: JAXA Berhasil Daratkan Dua Rover di Asteroid}

Berdasarkan pengalaman, kemungkinan asteroid ini untuk menabrak Bumi memang cenderung kecil. Namun, ESA maupun NASA tetap melakukan antisipasi guna meminimalisasi potensi terburuk. ESA bahkan melakukan simulasi dampak hantaman asteroid.

ESA menjelaskan bahwa asteroid 2006 QV89 diperkirakan melewati Bumi dengan jarak jutaan mil pada akhir 2019. Kendati begitu, Bumi harus menghadapi ancaman lain berupa potensi benturan dengan asteroid 2009JF1 berukuran sekitar 16 meter.

Dua tahun lalu, NASA melaporkan bahwa ada asteriod raksasa yang mendekati Bumi. NASA melihat asteroid tersebut melintas di Bumi pada 1 September 2017. Asteroid itu bernama Florence, melintas sekitar 72 juta kilometer dari Bumi meski minim terjadi benturan.

{Baca juga: Wah, Sebuah Asteroid Raksasa Dekati Bumi, Amankah?}

Florence adalah asteroid terbesar yang melintas di dekat Bumi. Asteroid itu berukuran sebesar restoran. Florence melintas di seperdelapan jarak dari Bumi ke Bulan. Namun, kemudian tak ada kabar, apakah Florence akhirnya benar-benar mendekati Bumi. [SN/HBS]

Sumber: Live Science

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here