Riset: Mobilitas Pengguna Apple Malah Naik Selama PSBB

Mobilitas PSBB Apple
Sejumlah pekerja memakai masker waktu pulang kerja di kawasan Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (4/6/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan untuk memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Anies juga menetapkan bulan Juni ini sebagai masa transisi sebelum memasuki fase new normal. SP/Joanito De Saojoao.

Telset.id, Jakarta – Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Indonesia tidak memengaruhi mobilitas pengguna Apple. Dalam riset terbaru, mobilitas masyarakat Indonesia, terutama yang menggunakan Apple malah naik selama PSBB.

Menurut laporan riset dari Lifepal, berdasarkan data di Apple Mobility Trends, mobilitas masyarakat Indonesia selama PSBB cenderung menurun pada Maret dan naik pada Juni 2020.

Sejak 10 Maret hingga 25 Maret, persentase penurunan mencapai -65%. Memasuki bulan April, penurunan mobilitas masyarakat cenderung menurun ke titik terendah pada tanggal 24 April 2020 atau hari pertama puasa Ramadan dengan persentase penurunan mencapai -67%.

{Baca juga: Apple Watch Selamatkan Nyawa Pria Tak Sadarkan Diri}

Akan tetapi, di bulan Mei atau menjelang lebaran, mobilitas masyarakat kembali naik. Pasalnya, persentase pada bulan tersebut menjadi -54%.

“Secara total, sepanjang bulan Mei, rerata mobilitas masyarakat ada di angka -54%, naik 9% dari bulan April,” tulis Lifepal, dalam keterangan resmi yang diterima Telset.id, Selasa (09/06/2020).

Memasuki Juni 2020, mobilitas masyarakat Indonesia selama PSBB terus meningkat menjadi -40%. Peningkatan ini cukup ironis, karena pandemi Covid-19 di Tanah Air terus terjadi. Lifepal pun mangatakan, sejak April hingga Juni 2020, mobilitas rata-rata dari pengguna Apple selama PSBB juga meningkat.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Apple Terbaru}

“Secara garis besar, terhitung sejak April 2020 hingga Juni 2020, rata-rata mobilitas warga justru meningkat sebesar 23%,” tambah Lifepal.co.id.

Mobilitas PSBB Apple

Kenaikan tersebut menimbulkan beberapa spekulasi. Salah satu penyebab kenaikan ini terjadi akibat wacana soal pelonggaran PSBB dan “New Normal.”

Pada tanggal 25 Mei, muncul wacana pemberlakukan New Normal dan wacana pembukaan mall dan pusat perbelanjaan mulai 5 Juni 2020 di media massa. Kenaikan mobilitas bisa terus terjadi karena Pemprov DKI Jakarta menerapkan pelonggaran PSBB atau PSBB transisi.

{Baca juga: Apple Lacak iPhone yang Dijarah Pendemo George Floyd}

“Namun, patut diduga, penyebabnya adalah munculnya berbagai wacana soal pelonggaran PSBB dan pemberlakuan new normal,” tutup LifePal. (NM/MF) 

Previous articleHMD Siapkan Smartphone 5G Murah dengan Chipset MediaTek
Next articleBos CrossFit Minta Maaf Soal Tweet FLOYD-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here