Telset.id – Microsoft dan Qualcomm mulai meninggalkan nama “Copilot Plus PC” pada perangkat Surface terbaru. Meski secara teknis memenuhi persyaratan sistem, Microsoft tidak lagi menyebut perangkat baru itu dengan branding tersebut.
Langkah ini menandai pergeseran besar bagi pengguna yang selama ini mengenal Copilot Plus PC sebagai penanda komputer dengan kemampuan AI bawaan. Keputusan tersebut diungkapkan langsung oleh pihak Microsoft dan Qualcomm dalam laporan Windows Central yang dikutip dari Zac Bowden.
Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci disebut tetap memenuhi syarat sebagai Copilot Plus PC. Namun, Microsoft memilih tidak memakai nama itu lagi. “These are not called Copilot Plus PCs,” ujar Microsoft Surface CVP Brett Ostrom kepada publikasi tersebut.
Qualcomm pun menunjukkan sikap serupa. Kedar Kondap, SVP of compute and gaming Qualcomm, menilai komputer yang menawarkan pengalaman serupa “probably” tidak akan lagi memakai branding tersebut. Pernyataan ini memperkuat sinyal bahwa nama Copilot Plus PC sudah tidak relevan.
Alasan di Balik Ditinggalkannya Copilot Plus PC
Keputusan ini bukan hal yang mengejutkan. Sejak 2024, sejumlah pengamat sudah menyoroti bahwa hampir semua PC akan segera memiliki level dasar perangkat keras AI yang selama ini menjadi pembeda Copilot Plus PC. Artinya, label tersebut kehilangan fungsi pembedanya di pasar.
Fitur andalan Copilot Plus PC, yakni Recall, juga tidak diterima dengan baik. Microsoft sempat mendapat kritik karena terus mengganggu pengguna Windows dengan penawaran AI, termasuk tombol keyboard Copilot khusus yang kini akhirnya bisa dipetakan ulang. Bagi Anda yang mengikuti perkembangan perangkat Surface, perubahan arah ini menjadi sinyal penting sebelum membeli.
Selain itu, perangkat keras unggulan Microsoft kini akan memakai chip Nvidia. Langkah ini disebut akan membuka era baru AI personal di Windows. Peralihan ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa branding Copilot Plus PC tidak lagi dipertahankan.
Baca Juga:
Perubahan ini juga berkaitan dengan dinamika bisnis Microsoft yang lebih luas. Perusahaan terus menyesuaikan strategi produk dan layanannya, termasuk langkah efisiensi yang sempat diberitakan sebelumnya. Anda bisa membaca konteksnya pada artikel PHK Karyawan Xbox.
Surface Pro 12 dan Surface Laptop 13 Tetap Penuhi Syarat
Poin pentingnya, Surface Pro 12 inci dan Surface Laptop 13 inci secara teknis masih memenuhi persyaratan sistem Copilot Plus PC. Namun, Microsoft sengaja tidak memakai nama itu. Ini menegaskan bahwa keputusan tersebut murni soal branding, bukan soal kemampuan perangkat.
Bagi pengguna, artinya pengalaman AI di perangkat baru tidak hilang. Yang berubah hanya label yang dipakai Microsoft untuk memasarkannya. Nama “Copilot Plus PC” yang dulu digaungkan sebagai penanda PC dengan otot AI bawaan kini perlahan ditinggalkan.
Momentum berikutnya akan terlihat pada 7 Oktober. Saat itu Microsoft menggelar “conversation on how local AI will shape the next chapter of the PC”. Dalam acara tersebut, besar kemungkinan Microsoft akan memperkenalkan branding baru untuk menggantikan “Copilot Plus PC”.
Perkembangan ini menegaskan bahwa lanskap PC berbasis AI sedang bergerak cepat. Pengguna yang ingin mengikuti tren teknologi terbaru perlu mencermati arah baru Microsoft, termasuk saat mereka memperkenalkan nama pengganti Copilot Plus PC nanti.
[ META_DESCRIPTION]
Microsoft dan Qualcomm berhenti memakai nama Copilot Plus PC pada Surface Pro 12 dan Surface Laptop 13. Simak alasan dan arah baru AI PC Windows.





Komentar
Belum ada komentar.