Tender 3G Kanal 3 Ditunda Tahun Depan

 

Jakarta – Rencana pemerintah untuk menggelar tender 3G pada bulan Mei ini dipastikan batal dilakukan. Pembatalan disebabkan karena pemerintah menilai kanal ketiga di frekuensi 2,1 GHz masih belum bersih dari interferensi.

Penegasan itu diungkapkan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tifatul Sembiring saat mengikuti acara demo LTE dan sosialisasi serta pameran konvergensi di Gedung Telkom, Jakarta, Rabu (4/4).

Untuk sementara tender 3G belum bisa dilakukan karena masih belum bersih. Kami rencanakan baru akan menggelar tender pada pertengahan tahun depan, jelas Tifatul.

Seperti diketahui, pemarintah telah merencanakan membuka tender 3G pada awal April ini. Dimana telah ada empat operator 3G yang menyatakan siap untuk bersaing mendapatkan kanal frekuensi tambahan ini. Keempat operator itu adalah, XL Axiata, Telkomsel, Indosat, dan Axis Telekom Indonesia.

Dengan ditundanya rencana tender 3G ini, maka ini merupakan yang kedua kalinya pemerintah membatalkan rencananya tersebut. Sebelumnya pemerintah merencanakan akan menggelar tender pada akhir Maret atau awal April, namun kemudian diundur ke bulan Mei.

Sementara itu, menanggapi penundaan tender 3G ini, Direktur Utama Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno menyatakan Telkomsel siap membantu pemerintah melakukan pembersihan kanal tersebut.

Jika dibutuhkan, kami siap memberikan bantuan teknis. Tapi semua tergantung pemerintah, kita tinggal menunggu perintah kalau memang dibutuhkan,” pungkas Sawoto.

Kesiapan Telkomsel ini, kata Sarwoto, karena pihaknya sangat ingin proses tender ini bisa cepat dilakukan, agar Telkomsel bisa secepatnya mendapatkan 3rd carrier yang saat ini sangat mereka butuhkan.

“Kami sangat membutuhkan tambahan kanal lagi, sebab saat ini 3G Telkomsel di Jabodetabek sudah kehabisan power, karena 80 persen sudah terpakai. Makanya kita butuh tambahan 3rd carrier, jelas Sarwoto.

Ia mengakui, Telkomsel sangat menginginkan tambahan blok kanal 3G yang tersisa di spektrum 2,1 GHz tersebut, agar dapat disandingkan dengan blok kanal milik Telkomsel yang sudah ada saat ini. Kami memang ingin bisa menguasai empat atau enam kanal secara berdampingan, tegasnya. [hbs]

Previous articleMasih Ada Waktu Dua Tahun untuk Wimax
Next articleSony Akui Layar Xperia S Bermasalah Saat Overheat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here