Lebih Waspadai Pemain Korea Dibanding Amerika

Jakarta – Semakin kerasnya gempuran yang dilancarkan para produsen ponsel global dengan beragam produk smartphone-nya di tanah air, ternyata tidak menbuat nyali Nexian menjadi ciut dalam memperebutkan pasar ponsel di rumahnya sendiri.

Demikian diungkapkan Chief Executive Officer (CEO) Nexian, Martono Jaya Kusuma kepada wartawan di sela acara acara Grand Selular Expo 2011, di Mal Taman Anggrek, Jakarta, Senin (28/3).

Sebagai pemimpin pasar ponsel merek lokal, kami merasa tidak gentar sedikitpun. Sebab, segmen pasarnya berbeda. Mereka menyasar kelas high-end, sedangkan kami menengah ke bawah,” jelas Martono.

Menurutnya, yang harus diwaspadai justru vendor-vendor asal Korea yang menyasar pasar kelas menengah. Mereka ini berani menekan harga hingga setara dengan ponsel lokal. Makanya justru mereka yang jadi ancaman, bukan BlackBerry dan iPhone terangnya.

Martono memprediksi, tren ponsel Qwerty dan layar sentuh dengan harga terjangkau masih diminati di tahun ini. Dan diakuinya, strategi yang diterapkan Nexian juga mulai diubah. Investasi untuk memperkuat merek (brand investment) mulai kami  kurangi. Sekarang kami lebih cenderung menggelar bursa ponsel murah seperti Grand Selular Expo 2011 ini, ungkap Martono.

Seperti diketahui, sepanjang tahun 2010 lalu, Nexian telah berhasil menjual 3,5 juta unit ponsel besutannya. Dan jika dihitung secara total sejak kemunculannya di tahun 2006, Nexian telah mengapalkan sekitar delapan juta unit ponsel hingga akhir 2010. Di tahun ini, pemimpin pasar ponsel lokal ini menargetkan bisa menjual lima juta unit ponsel. [hbs]{jcomments on}

Previous article2010, Nexian Berhasil Jual 3,5 Juta Ponsel
Next articleDell Luncurkan Streak 10 di Quarter 2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here