Kemampuan Tablet Belum Bisa Tandingi Desktop PC

Desktop PC vs tablet
Desktop PC vs tablet

Jakarta – Munculnya tablet dan laptop hybrid seakan sanggup menggeserkan posisi dekstop PC. Hal ini dapat dilihat dari menurunnya angka penjualan PC. Meski komputer jinjing dengan berbagai varian banyak digemari, keberadaan desktop PC belum bisa tergantikan.

Inovasi yang terdapat Windows 8 membuat pengguna komputer hybrid lebih leluasa. Mereka bisa menggunakan mode tablet untuk browsing atau membaca, kemudian mengubahnya menjadi laptop saat diperlukan.

Beberapa vendor pun kelihatan tertarik dengan kemampuan ini. Seperti Lenovo yang memiliki laptop hybrid lewat seri Yoga 13 dan Thinkpad Carbon Touch untuk para profesional.  Tidak ketinggalan Dell dengan XPS 13, Envy x2 yang menjadi kebanggan HP, serta Surface Pro buatan Microsoft.

Akibat adanya laptop hybrid, pembelian desktop, laptop biasa, dan tablet akan berkurang. Berkat Windows 8, kemampuan laptop hybrid seperti menggabungkan keandalan laptop dengan  mobilitas tablet sesuai kebutuhan.

Kepraktisan tablet hybrid seakan menggeser fungsi PC sebagai komputer utama. Namun, tablet memiliki batasan market khusus yakni consumer device. Sedangkan PC dapat digunakan untuk consumption device sekaligus development.

Sebenarnya, sangat mudah bagi PC bila ingin menjalankan salah satu diantara dua kemampuannya. Lain halnya dengan tablet yang memerlukan usaha lebih keras untuk menyamai kemampuan PC desktop. Jika jumlah PC semakin sedikit, artinya akan ada value yang terpotong dua kali lipat.

Dalam kasusnya, PC Desktop dapat dimodifikasi untuk mendapatkan performa yang lebih maksimal dan lebih canggih dengan meng-upgrade RAM atau GPU, usia HDD yang lebih lama, atau mengganti kartu grafis dengan versi yang lebih tinggi.

Hal ini tentunya tidak dapat dilakukan oleh tablet. Artinya, pemilik tablet hanya menunggu update software, menambahkan sejumlah aplikasi, tetapi tidak dapat meningkatkan kinerja lewat upgrade hardware. Jika ingin yang lebih canggih, pemilik tablet harus membeli yang baru dalam beberapa tahun.

Pasar PC tidak akan pernah mati. Orang yang bekerja di bidang animasi dan pekerjaan yang memerlukan kinerja komputer yang maksimal akan tetap mengandalkan desktop PC untuk mendukung pekerjaannya.

Memang, consumer market mulai meninggalkan PC dan memilih tablet dengan menambahkan berbagai aplikasi, tidak perlu budget berlebih untuk meningkatkan performa serta tetap menjunjung tinggi mobilitas.

Beberapa tahun ke depan tablet akan meningkat tetapi untuk pasar consumer untuk menunjang keseharian mereka dengan chip yang sanggup menyaingi kemampuan PC desktop. Tetapi pekerjaan kreatif tetap membutuhkan PC desktop untuk mengakomodasi pekerjaannya.

Aksesoris tablet berupa docking keyboard dianggap menjadi solusi bagi pengguna tablet yang tidak nyaman bila mengetik lewat layar sentuh. Boleh dibilang, tablet adalah laptop tanpa keyboard. Tetapi tetap saja, tablet tidak sanggup menyaingi kinerja dan performa PC desktop. Demikian kabar yang telsetNews kutip dari reddit, Jumat (5/4).[LKH/HBS]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0