Kedubes Kanada Siap-siap Dilempari BlackBerry Pendemo

Jakarta – Kekecewaan masyarakat kepada pihak Research In Motion (RIM) sebagai produsen handset BlackBerry telah memuncak. Rasa kecewa itu akan diwujudkan melalui aksi protes dengan cara membuang handset BlackBerry.

Rencana aksi protes membuang BlackBerry tersebut akan dikoordinir oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Informasi (LPPMI). Namun belum diketahi kapan dan dimana aksi protes itu akan digelar.

“Aksi ini sebagai bentuk kekecewaan kami sebagi bangsa Indonesia yang telah merasa tidak dihargai oleh pihak RIM. Mereka harusnya sadar sudah mengeruk keuntungan yang sangat banyak di sini, ujar Kamilov Sagala, Direktur Eksekutif LPPMI saat dihubungi Telsetnews, Selasa (20/12).

Kamilov menyebutkan, maksud digelarnya aksi ini agar RIM terbuka matanya bahwa kita sebagai bangsa yang besar juga punya harga diri yang harus dihormati. Sebagai bangsa yang besar, kita jelas merasa terusik tidak dihargai RIM. Padahal itu sudah banyak sekali mengeruk keuntungan dari penjualan BlackBerry di Indonesia, ketusnya.

Ia mengajak siapapun yang ingin berpartisipasi dalam aksi buang BlackBerry ini. Saat ini sedang dipersiapkan proses perizinannya ke kepolisian. Mungkin kami akan demo di Kedutaan Kanada atau Bundaran HI, ungkap Kamilov

Seperti diketahui, RIM sedang menjadi sorotan karena hubungannya yang sedang memanas dengan pihak Kominfo terkait tidak konsistennya RIM untuk memenuhi janji-janjinya kepada pemerintah Indonesia.

RIM mangkir dari janjinya untuk membangun server dan data center di Indonesia. Sebelumnya RIM juga sudah membuat pemerintah kecewa karena lebih memilih Malaysia untuk membangun pabrik perangkat BlackBerry-nya. [hbs]{jcomments on}

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0