Jepang Uji Coba “Kereta Peluru” dengan Kecepatan 400 Km/Jam

JR East unveils to the media its new test bullet train "ALFA-X" in Rifu, Miyagi prefecture on May 9, 2019. (Photo by JIJI PRESS / JIJI PRESS / AFP) / Japan OUT (Photo credit should read JIJI PRESS/AFP/Getty Images)

Telset.id, Jakarta – Sebuah kereta peluru teranyar diperkenalkan perusahaan kereta api Jepang, JR East. Alfa-X baru ini konon memiliki kecepatan super, yang dirancang untuk mencapai kecepatan tertinggi 400 km/jam, atau 249 mil per jam. Ini secara tidak langsung menjadikannya kereta komersial tercepat di dunia.

Seperti diketahui, dalam operasi sehari-hari, kereta cepat umumnya akan mengangkut penumpang dengan kecepatan 360 km/jam, atau sekitar 224 mil per jam.

{Baca juga: Mengenal Teknologi di MRT Jakarta Setelah Diresmikan}

Menurut laporan Arstechnica, Sabtu (11/5), JR East akan mulai menguji Alfa-X, tanpa penumpang, di relnya Jumat depan. Kereta ini akan memulai perjalanan melewati kota-kota di Aomori dan Sendai pada malam hari selama tiga tahun ke depan selama fase pengujian.

Penggunaan secara komersial sendiri disebut JR East baru akan terjadi pada tahun 2030. Japan News mengatakan saluran tersebut pada akhirnya akan diperluas ke Sapporo.

Alfa-X memiliki moncong yang membentang sepanjang 22 meter (72 kaki) untuk memotong hambatan angin, dan menurut Bloomberg akan memiliki rem udara di atap dan juga menggunakan pelat magnetik di dekat rel untuk memperlambat, sebagai tambahan rem konvensional.

{Baca juga: Stasiun Kereta Beijing Pakai Pemindai Wajah dan Tangan}

Selain Alfa-X berkecapatan super tersebut, Jepang juga diketahui tengah menggarap jalur kereta api levitasi magnetik baru antara Tokyo dan Nagoya, yang diharapkan akan dibuka pada tahun 2027. Disini nantinya sebuah kereta akan bia mencapai kecepatan tertinggi 505kph (314mph).

Selain itu, banyak startup sedang berupaya menghadirkan apa yang disebut Hyperloop. Hyperloop sendiri merupakan sebuah konsep sistem transportasi berkecepatan tinggi yang diajukan oleh Elon Musk.

Hyperloop bergerak dengan menciptakan tekanan rendah yang memungkinkan kapsul bergerak dengan kecepatan yang amat tinggi. Kecepatan teoretis yang bisa dicapainya adalah lebih dari 600mph. [BA/IF]

Previous articleHeboh, Paus Beluga Kembalikan Ponsel Turis yang Jatuh ke Laut
Next article6 Perabot Dapur Canggih Ini Bikin Masak Sahur Lebih Praktis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here