Jack Dorsey Lolos dari “Pengadilan” Dewan Direksi Twitter

Telset.id, Jakarta  – Dewan direksi Twitter telah memutuskan untuk mempertahankan Jack Dorsey sebagai CEO Twitter. Dewan Sireksi sudah melakukan peninjauan selama berbulan-bulan terhadap struktur manajemen perusahaan.

Keputusan komite direksi Twitter akan membuat Dorsey menarik napas lega. Sebelumnya, perusahaan investasi aktivis Elliott Management mempertanyakan kinerja raksasa media sosial itu di bawah kepemimpinan Dorsey.

{Baca juga: Diguyur Dana Rp 14,2 Triliun, Twitter Segera “Tendang” Sang Bos}

Elliott punya sekitar empat persen saham Twitter dan memegang kursi di dewan direksi. Panel, yang terbentuk pada Maret 2020, menyatakan keyakinan kepada manajemen dan merekomendasikan agar struktur saat ini tetap ada.

Seperti dikutip Telset dari New York Post, Rabu (4/11/2020), Twitter mengalami peningkatan produk dan operasi, termasuk performa keuangan pada kuartal ketiga. Pendapatan Twitter pun naik 14 persen menjadi USD 936 juta.

“Dewan akan terus mengevaluasi kinerja perusahaan dan manajemen sesuai dengan berbagai faktor, termasuk rencana operasi perusahaan dan tonggak yang telah ditetapkan,” kata pengarsipan pengajuan surat berharga Twitter.

Ulasan tersebut adalah bagian dari gencatan senjata yang dilakukan Twitter pada awal tahun ini dengan Elliott, dana lindung nilai yang dijalankan oleh miliarder Paul Singer yang dilaporkan berusaha menggulingkan Dorsey.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga HP Terbaru 2020}

Hasil tinjauan menunjukkan, komite yakin Dorsey dapat menjalankan Twitter dan Square, platform pembayaran yang diperdagangkan secara publik. Mosi percaya datang setelah Dorsey diserang pada minggu lalu oleh senator AS.

Sebelumnya, Twitter mengumumkan gencatan senjata dengan investor Twitter Paul Singer selaku bos Elliott Management yang akan memungkinkan CEO Twitter Jack Dorsey untuk tetap menjadi CEO. Hal itu terjadi seminggu setelah Dorsey akan dilengserkan sang miliarder itu.

Pengumuman juga mengungkapkan bahwa raksasa investasi teknologi Silver Lake Partners akan melakukan investasi USD 1 miliar di Twitter, digunakan untuk mendorong program pembelian kembali saham senilai lebih kurang USD 2 miliar.

{Baca juga: Twitter Mohon ke Investor Agar Jack Dorsey Tetap CEO}

Menurut laporan New York Post, Egon Durban, mitra pengelola Silver Lake Partners dan Jesse Cohn, mitra pengelola di Elliott Management akan ditunjuk sebagai jajaran dewan di Twitter.

Dorsey, yang juga CEO perusahaan pembayaran Square, pada November 2019 mengumumkan akan menghabiskan waktu sebanyak enam bulan pada 2020 untuk bekerja dari Afrika. Cuitan tersebut kemudian disebutnya sebagai kesalahan dan membuat investor Twitter berang. [SN/HBS]

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -