Telset.id – Pre-order iPhone Duo resmi dibuka pada Jumat, 16 Oktober 2026 pukul 08.00 waktu ET atau 12.00 UTC, namun estimasi pengiriman seluruh konfigurasi langsung mundur ke akhir Januari tahun berikutnya dalam waktu kurang dari satu jam setelah pemesanan dibuka. Kondisi ini menjadikan iPhone Duo, perangkat lipat pertama Apple, sebagai salah satu peluncuran dengan tekanan permintaan paling tinggi pada 2026.
Apple membuka pre-order iPhone Duo melalui situs resmi dan aplikasi Apple Store di lebih dari 70 negara dan wilayah, termasuk Australia, Brazil, Kanada, China, Kolombia, Prancis, Jerman, India, Jepang, Malaysia, Meksiko, Singapura, Korea Selatan, Turki, Uni Emirat Arab, Inggris, Amerika Serikat, dan Vietnam. Penjualan serta pengiriman di negara-negara tersebut dijadwalkan mulai 23 Oktober, sementara 28 negara lain baru kebagian iPhone Duo pada 30 Oktober.
Halaman placeholder Apple Store sempat menampilkan pesan “We love that early energy” dan “Almost ready for you. Pre-order begins at 5:00 AM PT” sebelum pemesanan dibuka. Situasi ini menandakan lonjakan trafik yang tidak biasa, sejalan dengan indikasi bahwa iPhone Duo akan diminati tinggi namun pasokannya relatif terbatas.
Baca Juga:
Spesifikasi dan Harga iPhone Duo
iPhone Duo diperkenalkan dalam acara Apple bertajuk “Surprise and shine” bersama iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, serta Apple Watch Series 12 dan Ultra 4. Perangkat ini memiliki layar luar 5,4 inci dan layar dalam Super Retina XDR 7,6 inci yang disebut nyaris tanpa sambungan, dengan efek gradasi halus serta kedalaman bidang yang memperkuat kesan imersif saat dibuka. Layar dalamnya juga disebut ideal untuk menonton media dan terasa seperti iPad kecil.
Dukungan Apple Pencil baru akan hadir pada akhir tahun ini. iPhone Duo tidak dilengkapi Face ID, melainkan sensor Touch ID di sisi perangkat untuk pemindaian sidik jari. Kamera FaceTime di layar dalam ditempatkan di bawah layar, sebuah kompromi yang membuat tampilan perangkat lebih ramping saat dibuka.
Perangkat ini mengusung rating IP68, Ceramic Shield 2 di bagian belakang, dan Ceramic Shield di layar depan. Dapur pacunya adalah chipset A20 Pro yang sama dengan iPhone 18 Pro. Untuk kamera, iPhone Duo memakai kamera fusion 48 megapiksel yang sama dengan iPhone 18 Pro, tetapi tanpa aperture variabel. Warna yang tersedia adalah Star White dan Night Sky.
Harga iPhone Duo dibanderol mulai USD 1.999 untuk versi 256GB, atau berkisar USD 2.000. Harga di pasar lain adalah EUR 2.299 di Jerman, GBP 1.999 di Inggris, INR 299.900 di India, CNY 15.999 di China, dan JPY 364.800 di Jepang. Sebagai perbandingan, iPhone 18 Pro dijual USD 1.199 dan iPhone 18 Pro Max USD 1.299 di Amerika Serikat.
Nilai jual iPhone Duo juga datang dengan konsekuensi biaya perawatan. Informasi seputar biaya reparasi iPhone Duo tanpa AppleCare Plus menjadi salah satu pertimbangan calon pembeli sebelum melakukan pemesanan.
Promo Operator dan Tekanan Permintaan
Sejumlah operator di Amerika Serikat menyiapkan promosi untuk iPhone Duo. AT&T menawarkan potongan hingga USD 1.200 bagi pelanggan baru maupun lama dengan trade-in yang memenuhi syarat, diterapkan melalui kredit tagihan bulanan selama 36 bulan. Pelanggan yang beralih ke AT&T juga bisa menerima hingga USD 800 melalui reward card untuk melunasi saldo perangkat lama, serta penghematan hingga USD 200 per lini melalui kredit bulanan 36 bulan bila mengaktifkan lini baru secara online.
T-Mobile menawarkan potongan hingga USD 1.000 dengan trade-in yang memenuhi syarat pada paket Experience Beyond atau Go5G Next. Diskon yang sama juga bisa didapat tanpa trade-in dengan menambah lini baru dan beralih dari operator lain. Sementara Verizon membebaskan biaya aktivasi USD 40 untuk pelanggan baru yang memesan iPhone Duo, dengan opsi cicilan USD 55,55 per bulan selama 36 bulan pada bunga 0 persen, atau paket Simplicity Pro USD 72,22 per bulan yang menyertakan dua hari TravelPass tambahan per bulan serta hak upgrade hingga dua kali dalam periode 12 bulan berjalan.
Kepala reviewer Engadget, Sam Rutherford, dalam hands-on-nya menyebut iPhone Duo sebagai “Apple’s most exciting device in a decade”. Meski bukan ponsel lipat pertama, kombinasi layar luar 5,4 inci dan layar dalam OLED matte 7,6 inci membuatnya menonjol. Sejumlah pihak menilai perangkat ini akan menjadi pusat perhatian di ruang publik, yang bagi sebagian pembeli menjadi alasan tersendiri untuk meminangnya.
Kekurangan yang paling sering disorot adalah harga mahal di kisaran USD 2.000, tidak adanya Face ID, dan tidak adanya aperture variabel pada kamera utama seperti pada iPhone 18 Pro. Animasi pemesanan yang cepat habis juga membuat pre-order disebut sebagai opsi yang lebih baik ketimbang menunggu hari peluncuran pada 23 Oktober.
Karena permintaan tinggi dan pasokan yang disebut relatif pendek, sejumlah pengamat menyoroti langkah Apple menaikkan produksi. Bahasan soal produksi iPhone Duo 30 persen menjadi salah satu sinyal bahwa Apple berupaya mengejar ketertinggalan pasokan di pasar.
Dari sisi performa, iPhone Duo juga sudah muncul dalam pengujian benchmark. Hasil skor Geekbench iPhone Duo diklaim mengalahkan Galaxy Z Fold 8, memperkuat posisi chipset A20 Pro sebagai salah satu alasan utama di balik harga premiumnya.
Meski pemesanan online sudah mundur jauh, Apple biasanya menyisihkan sejumlah unit untuk ketersediaan di toko. Artinya, pembeli yang tidak sabar menunggu pengiriman Januari masih berpeluang mendapatkan iPhone Duo lebih cepat dengan mendatangi Apple Store secara langsung. Namun, tidak ada jaminan soal jumlah unit yang tersedia di masing-masing gerai.
Hingga saat ini, iPhone Duo masih bisa dipesan melalui situs resmi Apple, tetapi waktu tunggu yang panjang menjadi konsekuensi yang harus diterima. Bagi pembeli di Indonesia, perangkat ini belum masuk dalam daftar negara yang membuka pre-order gelombang pertama maupun gelombang kedua, sehingga opsi yang tersedia adalah pasar luar negeri atau penjual pihak ketiga.
Kombinasi antara harga USD 1.999, spesifikasi setara iPhone 18 Pro, dan desain lipat pertama Apple menjadikan iPhone Duo sebagai produk yang paling banyak diperbincangkan di lini 2026. Namun, catatan soal Touch ID pengganti Face ID, ketiadaan aperture variabel, dan layar dalam yang menggunakan kamera bawah layar menunjukkan bahwa Apple masih memilih kompromi pada generasi pertamanya.
Dengan pengiriman yang mundur hingga akhir Januari dan penjualan ritel baru dimulai 23 Oktober, calon pembeli dihadapkan pada dua pilihan: memesan lebih awal dan menunggu, atau mencoba peruntungan di toko fisik pada hari peluncuran. Apa pun pilihannya, iPhone Duo sudah menegaskan satu hal, yaitu bahwa permintaan terhadap perangkat lipat Apple jauh melampaui perkiraan awal pasokan yang disiapkan.






Komentar
Belum ada komentar.