Telset.id ā iPhone 18 Pro Max menjadi iPhone dengan pengisian daya tercepat sepanjang sejarah Apple. Berdasarkan unggahan terbaru Ice Universe di X, perangkat ini mampu mengisi baterai dari 0 ke 50 persen hanya dalam waktu 15 menit. Klaim tersebut sejalan dengan yang disampaikan Apple saat pengumuman resmi produk.
Kecepatan pengisian daya ini menandai perubahan arah Apple yang selama bertahun-tahun tidak memprioritaskan aspek tersebut. Pengguna yang terbiasa menunggu lama saat mengisi daya kini mendapat pengalaman berbeda dari generasi sebelumnya.
Data pengujian menunjukkan iPhone 18 Pro Max membutuhkan 10 menit untuk mencapai 34 persen. Perangkat menampilkan status 100 persen setelah 55 menit, namun pengisian benar-benar berhenti pada menit ke-76.
Baca Juga:
Sebagai perbandingan, dalam ulasan pendahulunya, iPhone 17 Pro Max mencapai 38 persen setelah 15 menit dan menampilkan 100 persen setelah 72 menit. Perangkat lama itu menarik daya puncak 35W, sedangkan iPhone 18 Pro Max disebut mampu mencapai 52W.
Peningkatan ini tidak sepenuhnya mengejutkan. iPhone 18 Pro Max memiliki baterai lebih besar dibandingkan iPhone 17 Pro Max. Selain itu, perangkat ini menggunakan chip 2nm yang seharusnya lebih efisien. Kombinasi kapasitas baterai dan efisiensi chip menjadi faktor pendukung kecepatan pengisian daya.
Meski demikian, posisi iPhone 18 Pro Max belum menjadi yang tercepat di pasar. Galaxy S26 Ultra mencapai 51 persen setelah 15 menit, tetapi hanya membutuhkan 43 menit untuk menampilkan status 100 persen. Dengan kata lain, perangkat Samsung tersebut masih lebih cepat, meskipun kapasitas baterainya lebih kecil daripada iPhone.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa keunggulan iPhone 18 Pro Max terletak pada lonjakan daya yang lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya, bukan pada dominasi absolut di segmen flagship. Pengguna yang menilai kecepatan pengisian daya dari waktu tuntas hingga 100 persen akan menemukan Galaxy S26 Ultra masih unggul.
Bagi pasar Indonesia, kehadiran iPhone 18 Pro Max menambah daftar perangkat Apple terbaru yang tengah dinantikan. Sejumlah model iPhone 18 telah mengantongi sertifikasi TKDN, sehingga pertanyaan soal jadwal rilis di Tanah Air menjadi perhatian calon pembeli. Informasi seputar jadwal rilis tersebut masih menjadi acuan bagi konsumen yang ingin beralih ke generasi terbaru.
Di sisi lain, Apple juga tengah menyiapkan lini produk lain. Perusahaan dikabarkan mengakui bahwa desain Foldable iPhone Duo meniru pendekatan Samsung dan Huawei. Langkah ini menunjukkan Apple mulai membuka diri terhadap tren desain yang lebih dulu diusung kompetitornya.
Untuk lini iPhone 18 Pro sendiri, Apple memperkenalkan fitur Reference Image yang diklaim membuat foto lebih sulit dipalsukan. Fitur ini menjadi salah satu pembeda utama dibandingkan generasi sebelumnya, di samping peningkatan kecepatan pengisian daya.
Dari sisi produksi, Apple dikabarkan memangkas volume produksi iPhone Duo menjadi hanya 6 juta unit sepanjang 2026. Kebijakan ini mencerminkan strategi Apple dalam mengatur pasokan di tengah kondisi pasar yang belum sepenuhnya pulih.
Sementara itu, animo pasar terhadap iPhone 18 Pro dinilai lesu. Sejumlah pembeli dikabarkan lebih memilih warna warna Burgundy dibandingkan varian lain. Kondisi ini menjadi sinyal menarik bagi Apple dalam merancang strategi penjualan ke depan.
Secara keseluruhan, peningkatan kecepatan pengisian daya pada iPhone 18 Pro Max menjadi salah satu pembaruan paling konkret dari generasi ini. Angka 0 ke 50 persen dalam 15 menit, 34 persen dalam 10 menit, 100 persen dalam 55 menit, dan penghentian pengisian pada menit ke-76 memberi gambaran jelas tentang performa perangkat. Daya puncak 52W menegaskan bahwa Apple akhirnya menaruh perhatian serius pada aspek yang lama diabaikan.
Perbandingan dengan Galaxy S26 Ultra memperlihatkan bahwa persaingan di segmen flagship tidak lagi hanya soal kamera atau chip, tetapi juga kecepatan pengisian daya. Bagi konsumen yang menilai perangkat dari waktu tuntas pengisian, perbedaan 43 menit versus 76 menit menjadi pertimbangan tersendiri.
Dengan kombinasi baterai lebih besar, chip 2nm, dan daya puncak 52W, iPhone 18 Pro Max menawarkan pengalaman pengisian daya yang berbeda dari generasi sebelumnya. Perubahan ini menjadi sinyal bahwa Apple mulai menyesuaikan diri dengan ekspektasi pasar yang semakin tinggi terhadap kecepatan pengisian daya.






Komentar
Belum ada komentar.