INTERNET

Google, Apple dan Microsoft Cetak Pendapatan Rp 723,8 T

Naufal Mamduh
Share

Telset.id, Jakarta – Perusahaan induk Google yakni Alphabet, beserta Microsoft dan Apple meraih pendapatan yang besar di April hingga Juni atau Q2 2021. Pendapatan ketiganya masing-masing mencapai lebih dari USD 50 miliar atau Rp 723,8 triliun.

Dilansir Telset dari Channel News Asia pada Kamis (29/7/2021), ketiganya berhasil meraih laba yang besar di tengah pandemi Covid-19 dengan cara yang berbeda-beda. Misalnya Alphabet tidak bisa terlepas dari peningkatan pendapatan yang alami Google.

Didukung oleh Google, Alphabet memperoleh laba USD 18,53 miliar, atau Rp 268,1 triliun selama kuartal tersebut. Hasil ini meningkat hampir 3 kali lipat dibandingkan pendapatan tahun lalu yang hanya USD 6,96 miliar atau Rp 100,7 triliun.

Baca juga: Google Drive Bisa Blokir Pengguna Tak Dikenal, Begini Caranya!

Peningkatan pendapatan juga diperoleh dari iklan di Google. Pendapatan iklan meningkat 69% menjadi USD  50,44 miliar atau Rp 729,9 triliun. Peningkatan ini terjadi karena banyak pelaku bisnis yang melakukan iklan secara online di masa pandemi Covid-19.

“Ritel, bersama dengan iklan perjalanan dan hiburan, adalah kontributor terbesar untuk peningkatan pendapatan, kata perusahaan itu,” kata Google.

Kemudian jika ditotal dan dikurangi oleh Traffic Acquisition Costs (TAC), total pendapatan Google mencapai USD 50,95 miliar atau Rp 737,1 triliun atau meningkat 62% dari tahun lalu.

Apple Raup Untung dari iPhone 5G

Selain Google, Apple berhasil meraih peningkatan pendapatan berkat iPhone 12 5G yang laris manis di pasaran. iPhone berhasil membukukan pertumbuhan pasar 2 digit dengan penjualan mencapai USD 40 miliar atau Rp 579 triliun, atau naik 50% dibanding tahun lalu.

Lambang Apple

Lalu peningkatan pendapatan Apple juga diperoleh dari pendapatan aplikasi Apple. Di periode April hingga Juni 2021, pendapatan aplikasi Apple naik 33% dari tahun lalu menjadi US 17,5 miliar atau Rp 253,3 triliun.

Baca juga: Apple Dituduh Kurangi Kinerja iPhone Lawas Setelah Update iOS

Dengan penjualan iPhone dan aplikasi yang bagus, pada akhirnya membuat pendapatan Apple meningkat 36% menjadi USD 81,4 miliar atau Rp 1.178 triliun di Q2 2021 ini. Walaupun mengalami keuntungan yang besar CEO Tim Cook tidak terlalu senang.

Pandemi Covid-19, yang masih terjadi hingga hari ini membuat Cook menilai bahwa jalan menuju pemulihan pasar teknologi masih panjang. “Jalan menuju pemulihan akan berliku,” kata Cook.

Microsoft Andalkan Layanan Cloud

Peningkatan pendapata juga dirasakan Microsoft. Analis memperkirakan Microsoft memperoleh pendapatan sebesar USD 44,1 miliar atau Rp 638,5 triliun. Pendapatan Microsoft telah melonjak berkat permintaan layanan cloud Microsoft selama pandemi.

Baca juga: Microsoft Bawa Layanan Xbox Cloud Gaming ke iPhone dan iPad

Pertumbuhan penjualan layanan cloud Microsoft, yang bersaing dengan Amazon dan perusahaan lain, melampaui pertumbuhan pendapatan perusahaan secara keseluruhan. Lalu dengan kehadiran Windows 11, diprediksi akan berpengaruh pada keuntungan Microsoft di kuartal selanjutnya.

Microsoft

Peningkatan pendapatan ketiga perusahaan teknologi ini membuktikan, bahwa di masa pandemi Covid-19 teknologi semakin dibutuhkan. Alhasil pendapatan perusahaan teknologi seperti Google, Microsoft dan Apple mengalami peningkatan. [NM/HBS]

 

Leave a Comment