Sebanyak Inikah Facebook Kumpulkan Informasi Tentang Anda?

Telset.id, Jakarta  – Bukan lagi rahasia kalau Facebook mengumpulkan banyak informasi tentang data pengguna. Pertanyaannya, sebenarnya seberapa banyak informasi tentang pengguna yang Facebook kumpulkan?

Apple baru-baru ini memperkenalkan syarat baru untuk aplikasi di App Store. Apple mewajibkan penyertaan label privasi untuk menunjukkan jenis izin dan data yang dikumpulkan aplikasi dari pengguna.

Cuitan pengembang iOS bernama Noah Evans di Twitter menunjukkan secara tepat mengenai berapa banyak informasi dan izin yang dibutuhkan aplikasi Facebook di perangkat Apple dari pengguna.

{Baca juga: Facebook, WhatsApp, dan Instagram Bakal Dibubarkan?}

Ternyata, dikutip Telset dari Ubergizmo, Rabu (16/12/2020), jumlahnya mengejutkan. Meski banyak orang sudah tahu bahwa Facebook mengumpulkan informasi penggunanya, label tersebut cukup membuka mata.

Kendati demikian, label itu sebenarnya tidak banyak membantu selain membuat pengguna mengetahui apa yang dilakukan oleh aplikasi. Pada akhirnya, semua tergantung kepada pilihan pemakainya.

Apakah ingin terus menggunakan aplikasi atau tidak, semua terserah Anda. Tentu, mereka  sambil berharap Facebook memperbarui kebijakan dengan memenuhi komitmen untuk tidak menyedot data privasi.

{Baca juga: Duh! 419 Juta Data Pengguna Facebook Beredar Bebas di Internet}

Sekadar saran, untuk menjaga privasi data Anda dari kejaran Facebook, sebaiknya menggunakan fitur Off-Facebook Activity. Off-Facebook Activity menunjukkan seberapa banyak gerakan daring dimonitor.

Alat tersebut menawarkan opsi kepada pengguna untuk mematikan semua aktivitas pada masa depan demi menjaga privasi data dari Facebook. Off-Facebook Activity menghapus seluruh riwayat pengguna.

Sebelumnya, peneliti keamanan dari GDI Foundation mengungkapkan, bahwa mereka menemukan 419 juta data pengguna Facebook di Internet.

Fakta tersebut diungkap oleh Sanyam Jain, anggota dari GDI Foundation yang menemukan basis data online berisi ratusan informasi pribadi pemakai Facebook.

Menurutnya, data-data pribadi pengguna Facebook yang bisa “dikonsumsi” bebas di internet mencakup nama, jenis kelamin, asal, hingga nomor telepon.

{Baca juga: Facebook Sengaja Langgar Regulasi Privasi Data?}

Namun tidak jelas siapa yang mengambil informasi tersebut dari Facebook dan mengapa data tersebut diunggah ke publik.

Setelah ditelusuri, ternyata pelakunya adalah pengelola host web basis data yang mengaku kepada Tech Crunch, telah mengambilnya secara offline.

 

 

SourceUbergizmo

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -