📑 Daftar Isi

CEO Nvidia Jensen Huang saat menghadiri acara teknologi

Intelijen AS Duga Jensen Huang Target Operasi Mata-mata China

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Memo berbasis intelijen AS menyebut Alice Huang direkrut Kementerian Keamanan Negara China untuk memata-matai CEO Nvidia Jensen Huang
  • NYT pertama melaporkan memo tersebut, FT menyebut klaim hubungan romantis Jensen Huang dengan Alice Huang dari Megaspeed
  • Juru bicara Nvidia menyebut interaksi Jensen Huang dengan Alice Huang "not unusual" dan perusahaan tak membagikan informasi rahasia ke pelanggan
  • Laporan terpisah NYT menyoroti New Matrix, perusahaan China berizin beli chip Nvidia canggih, yang kantornya hanya berupa bangunan kosong
  • Nvidia menegaskan menjual teknologi pertama, terbaik, dan sebagian besar di Amerika

Telset.id – Intelijen Amerika Serikat (AS) menduga CEO Nvidia Jensen Huang menjadi target operasi mata-mata China. Dugaan ini muncul dari sebuah memo yang beredar awal tahun ini dan menyebut bahwa eksekutif teknologi Alice Huang direkrut oleh Kementerian Keamanan Negara China atau Ministry of State Security untuk memata-matai Jensen Huang.

Informasi tersebut pertama kali dilaporkan The New York Times (NYT) berdasarkan sejumlah laporan media. NYT, yang sebelumnya menyebut bahwa CEO Nvidia itu menjadi target intelijen China, menjadi media pertama yang memberitakan keberadaan memo tersebut. Memo itu dilaporkan disusun berdasarkan intelijen AS.

Laporan soal operasi mata-mata ini menjadi sorotan karena menyangkut posisi Jensen Huang sebagai pimpinan salah satu perusahaan chip paling berpengaruh di dunia. Nvidia sendiri menanggapi laporan tersebut tanpa membantah secara langsung keterkaitan bisnisnya dengan sejumlah pihak yang disebut dalam memo.

Klaim Hubungan dan Tanggapan Nvidia

Financial Times (FT) kemudian melaporkan bahwa memo tersebut juga menyebut Jensen Huang memiliki hubungan romantis dengan Alice Huang, seorang eksekutif di perusahaan berbasis di Singapura bernama Megaspeed. Klaim ini menjadi bagian dari isi memo yang dilaporkan didasarkan pada intelijen AS.

Menanggapi hal itu, juru bicara Nvidia mengatakan kepada NYT bahwa interaksi Jensen Huang dengan Alice Huang “tidaklah tidak biasa” atau not unusual. Juru bicara tersebut juga menegaskan bahwa perusahaan tidak membagikan informasi rahasia kepada pelanggannya.

Pernyataan itu menjadi respons resmi Nvidia atas pemberitaan yang menyeret nama CEO mereka. Hingga berita ini ditulis, tidak ada informasi lebih lanjut mengenai tindak lanjut dari dugaan dalam memo tersebut.

Sorotan pada New Matrix dan Penjualan Chip

Selain memo soal dugaan espionase, NYT juga menjalankan laporan terpisah yang membahas New Matrix. New Matrix adalah perusahaan China yang mendapat izin dari Departemen Perdagangan AS untuk membeli chip Nvidia canggih.

Namun, di alamat kantor yang tercatat untuk New Matrix, para reporter hanya menemukan “a hollow gray shell” atau bangunan kosong berwarna abu-abu. Temuan itu memunculkan kekhawatiran bahwa New Matrix bisa menjadi front atau kedok bagi sebuah firma private equity yang masuk dalam daftar hitam (blacklisted).

Isu ini memperluas sorotan terhadap jalur distribusi chip Nvidia ke China. Sebelumnya, perhatian terhadap pengawasan pengiriman GPU Nvidia juga sempat mengemuka, seperti dalam laporan mengenai pelacakan GPU di kawasan Asia Tenggara.

Juru bicara Nvidia menegaskan posisi perusahaan terkait penjualan teknologinya. Menurutnya, Nvidia menjual “teknologi pertama, terbaik, dan sebagian besar di Amerika” atau the first, best and most of our technology in America.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan Nvidia di tengah rangkaian laporan yang menyoroti hubungan bisnis dan keamanan teknologinya. Sejumlah penyelidikan terkait Megaspeed juga turut berkembang, termasuk keterlibatan sejumlah pihak seperti yang tergambar dalam laporan soal penyedia komputasi di kawasan Asia Tenggara.

Rangkaian pemberitaan ini menunjukkan bahwa dugaan operasi intelijen terhadap Jensen Huang berjalan beriringan dengan pengawasan terhadap rantai pasok chip Nvidia. Baik klaim dalam memo maupun temuan di lokasi New Matrix sama-sama menjadi bagian dari laporan yang didasarkan pada informasi intelijen dan penelusuran media, tanpa ada pernyataan resmi yang mengonfirmasi keseluruhan isi memo tersebut.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.