telset

Ini Pencapaian Prestasi yang Diklaim Kominfo di 2012

Menkominfo, Tifatul Sembiring
Menkominfo, Tifatul Sembiring

Jakarta –  Kementerian Kominfo telah merilis hasil kinerjanya di tahun 2012. Kementerian yang dipimpin Tifatul Sembiring ini memaparkan berbagai pencapaian yang telah diraih sepanjang tahun 2012 lalu.

Dalam rilisnya yang dikutip telsetNews dari situs resmi Kominfo, Senin (14/1),  Kominfo mencatat kenaikan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar 0,03% dari realisasi tahun lalu menjadi Rp11,58 triliun.

Pada tahun 2011 lalu, Kominfo mencatat PNBP sebesar Rp11,23 triliun. Dari jumlah tersebut, penyumbang terbesar datang dari Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika sebesar Rp9,16 triliun.

Sementara itu, berdasarkan Surat Menteri Keuangan No. S-769/MK.02/2012 tanggal 23 Oktober 2013, maka pagu alokasi anggaran Kementerian Kominfo tahun 2013 adalah sebesar Rp 3.807.366.819.000.

Pencapain lain yang berhasil dicatat sepanjang tahun 2012 adalah, jumlah hasil pengujian yang diselesaikan Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) adalah sebanyak 3.666 hasil pengujian per tahun. Jumlah ini melebihi target, yakni sebanyak 3.000 hasil pengujian per tahun.

Untuk jumlah sertifikat yang telah diterbitkan Ditjen SDPPI adalah sebanyak 5.619 sertifikat atau rata-rata 110 sertifikat per minggu. Realisasi target ini juga melebihi target yang telah dicanangkan, yakni sebanyak 4.500 sertifikat per tahun atau 50 sertifikat per minggu.

Berdasarkan hasil monitoring dengan melakukan sampling oleh Ditjen SDPPI ke beberapa kota terdapat 683 perangkat bersertifikat (70,05%) dari 975 alat/ perangkat telekomunikasi yang dimonitor.

Begitu juga berdasarkan hasil monitoring oleh Balai dan Lokal Monitoring Ditjen SDPPI telah teridentifikasi 3.442 (72,91%) pengguna frekuensi legal dari 4.721 pengguna frekuensi radio.

Kominfo juga pada tanggal 14 Desember 2012 telah memulai kegiatan seleksi 3G (Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio Tambahan pada Pita Frekuensi Radio 2.1 GHz untuk Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler IMT – 2000) sebagai bagian dari penataan layanan 3G.

Sementara untuk program USO (Universal Service Obligation) yang dilakukan oleh BP3TI – Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika (PPI), Kominfo memberikan laporan progress-nya sebagai berikut:

  • Jumlah desa berdering (desa yang telah memiliki fasilitas telepon) sebanyak 31.392 SSL.
  • Jumlah desa punya internet (desa pinter) yang beroperasi (up grade dari desa jumlah desa punya internet (desa pinter) yang beroperasi (up grade dari desa bordering ke desa pinter) adalah sebanyak 198 desa pinter.
  • Jumlah PLIK (Pusat Layanan Internet Kecamatan) yang beroperasi sebanyak 5.958 PLIK.
  • Jumlah M-PLIK (Mobile PLIK) yang beroperasi sebanyak 1.802 unit M-PLIK.
  • Jumlah kabupaten yang memiliki layanan WiFi sebanyak 134 layanan WiFi,
  • Jumlah PLIK Sentra Produktif dan Pemekaran Desa Dering Pinter sebanyak 358 PLIK Sentra Produktif.
  • Jumlah BTS di daerah-daerah perbatasan dan pulau-pulau terluar sebanyak 18 titik.

Pada tanggal 5 Juni 2012, Tim Seleksi Lembaga Penyiaran Penyelenggara Penyiaran Multipleksing KemenKominfo telah mengumumkan hasil seleksi  dan akhirnya telah sukses melaksanakan seleksi di Zona Layanan 4 (DKI Jakarta dan Banten), 5 (Jawa Barat), 6 (Jawa Tengah dan DI Yogyakarta), 7 (Jawa Timur) dan 15 (Kepulauan Riau) .

Pada tanggal 15 Oktober 2012 telah ditetapkan PP No. 82 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Ada sejumlah penanganan kasus insiden ICT yang telah dilakukan.

Kasus itu antara lain, kasus tindak pidana ITE yang ditangani oleh PPNS Kementerian Kominfo antara lain hacking, yang merusak sistem elektronik milik orang lain.

Sampai akhir tahun 2012 penanganan insiden bidang ICT Call Center Gov CSIRT sebanyak 508 kasus, dimana 465 kasus telah ditangani, sedangkan 43 masih dalam proses penanganan.

Selain itu, penanganan perkara dan penegakan hukum dunia cyber (UU ITE) telah ditangani sebanyak 12 kasus yang terdiri dari: penipuan online, pornografi, penggunaan kartu credit tanpa ijin, pembajakan akun facebook dan lain-lain.

Ditjen Aplikasi Informatika sepanjang tahun 2012 terus melanjutkan pemblokiran ribuan konten negatif internet. Sebanyak 838.052 situs negatif telah diblokir di tahun 2012. [hbs]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0