telset

Ini Dia Pemenang ‘Google Open Space’

acara penutupan Google Open Space (dida/ telsetnews)
acara penutupan Google Open Space (dida/ telsetnews)

Jakarta – Google Indonesia telah selesai menjalankan misinya mewadahi street art dalam bentuk digital lewat Google Open Space ala Google Chrome. Setelah mengadakan seleksi dan memilih sembilan orang yang beruntung, Google Indonesia pun menutup gerakan ini dan merayakannya hari ini di Jakarta.

Sejak dibuka openspace.co.id pada Oktober 2012, Google Indonesia telah menerima lukisan street art sebanyak lebih dari 12 ribu karya hasil dari 12 ribu peserta. Sekitar 11 ribu pengunjung turut berpartisipasi dengan memberikan vote pada salah satu lukisan favorit mereka.

“Sejak diresmikan, openspace.co.id sudah dikunjungi sebanyak 536.727 pengunjung, dengan 453.727 diantaranya adalah unique visitors,” jelas Krishna Zulkarnain, Country Marketing Manager Google di acara Penutupan Chrome Open Spaces di Bottle Gallery, Mall Epicentrum, Jakarta, Rabu (20/3).

Selain lukisan Darbotz, pekerja seni, sembilan lukisan lainnya sudah dipilih dan direalisasikan ke dinding gedung di Jakarta seperti di Metro Futsal Pondok Indah, flyover Roxy, Kemang, Salemba, dan Fatmawati, serta di Kiara Condong dan Jalan Ibrahim Adjie, Bandung.

Lukisan ini juga sudah diaplikasikan ke atas kanvas. “Google hanya menyediakan platform, sementara untuk karyanya masih menjadi milik pembuat lukisan,” terang Krishna.

Sementara itu, Sandy Tantra, Consumer Marketing Manager Google Indonesia menambahkan, kendala yang paling sulit ditaklukan oleh para peserta adalah cuaca.

“Biasanya pengerjannya bisa selesai dalam waktu 3 hari. Namun akibat cuaca yang tidak mendukung, ada yang dikerjakan sampai 1 minggu,” ujar Sandy.

Berikut ini sembilan orang yang beruntung lukisannya terpilih di ajang Google Open Space,

Adi Setyawan dengan judul lukisan ‘Buanglah Koruptor ke Tempat Sampah’, Kristoforus Marvino (Sing in The Open Sky), Woof Jakarta (Go Outside & Play!), Ricky Jaitras (Colours), Omen Jangkung (Sleep), Rachel Dewi (Berjuang, Anak Bangsa!), Henry Foundation (Synthetic Polymer Paint Rules O.K), Heri Puruhito (What’s Next Indonesia Batik), dan Reinhard Aris (Out of The Limit, to be a Better Place). [LKH/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0