Ini 10 Solusi Digital Terbaik di “Smart Digitizing Your City Competition 2016”

Telset.id, Jakarta – XL telah menetapkan 10 solusi digital terbaik karya para mahasiswa Indonesia untuk maju dalam babak final ajang Kompetisi “Smart Digitizing Your City 2016”.

Penilaian Dewan Juri di babak final telah menetapkan karya dari mahasiswa/i Institut Teknologi Surabaya ( ITS) sebagai Juara 1, dengan karya solusi digital Safety Parking, Juara 2, Universitas Gajah Mada, dengan karya solusi digital TransApp dan Juara 3, Poltek Negeri Surabaya dengan karya solusi digital The Surface. Pada kesempatan ini XL juga memberikan penghargaan khusus kepada peserta ITS dengan karya Taponesia.

Chief Corporate Affairs Officer XL, Eka Bramantya Danuwirana mengatakan, dari kompetisi ini lahir banyak ide hebat dari anak-anak muda Indonesia, mereka yang masuk generasi millennial, yang memang sejak lahir sudah ada di era digital. Karena itu tidak heran pula mereka memiliki begitu banyak ide dan gagasan dalam mengaplikasikan teknologi digital di kehidupan sehari-hari.

“Melalui kompetisi ini, mereka pun mendapatkan saluran untuk mengeksplorasi potensi teknologi digital yang sangat besar itu guna mencari solusi bagi problem sosial yang dihadapi masyarakat,” ujar Bramantya dalam keterangannya, Rabu (16/11/2016).

Lebih lanjut Brahmantya menjelaskan, kompetisi ini  ada 3 kategori yang dikompetisikan. Pertama, e-public service atau bagaimana meningkatkan layanan publik dikotanya secara digital. Kedua, e-governance yakni bagaimana birokrasi dilakukan dengan efektif lewat digitalisasi. Ketiga, e-financial atau menggeliatkan sektor finansial dengan inovasi digital.

“Dari jumlah proposal inovasi yang masuk, sebagian besar atau 70 % peserta berkompetisi dalam kategori e-public service, 20 % memilih kategori e-finance, dan 10% e-governance,” ungkapnya.

Ke-10 peserta yang karyanya masuk babak final menyajikan ide solusi digital yang beragam. Mulai dari solusi untuk memberdayakan barang-barang pribadi yang tak terpakai di rumah, hingga solusi mengenai parkir yang aman. Ada juga ide solusi untuk mengatasi persoalan terkait kesehatan, yaitu bagaimana mengelola antrian pasien secara digital, juga solusi mendapatkan informasi ketersediaan bank darah.

Proposal finalis lainnya mengajukan solusi yang bisa diterapkan oleh pemerintah daerah, antara lain untuk mengatasi masalah sampah, serta penyediaan transportasi umum yang informatif. Karya lainnya mengacu pada pelestarian lingkungan dengan menyediakan solusi untuk mengadopsi pohon dan membersihkan sampah di pantai.

Para finalis datang dari berbagai kampus di berbagai kota. Mereka adalah Aniza Azizah (ITB/Bandung), Azzura Yushara (Universitas Syiah Kuala/Banda Aceh), Eksan Anggara (Stikes Surya Global/Yogyakarta), I Gde Agus SN (Telkom University/Bandung), Ihsan Fikri (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), Mutia F Putri (Universitas Sriwijaya/Palembang), Shierly Saraswati (ITS/Surabaya), Qonita Haula (UGM/Yogyakarta), Muhammad Ali Fikri (ITS/Surabaya), Muhammad Wiryo (UI/Depok). (MS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here