Industri Telko Belum Jenuh, Hanya Berubah Bentuk

Jakarta – Dian Siswarini, Direktur Jaringan XL Axiata tidak sependapat jika industri telekomunikasi Indonesia dikatakan telah memasuki fase kejenuhan. Karena, menurutnya, industri ini tidak pernah jenuh, tapi hanya akan berubah bentuk.

Boleh saja jika ada yang mengatakan layanan voice dan SMS mulai jenuh, tapi bisa saya pastikan akan muncul mainan baru,  misalnya layanan data, VAS, dan e-commerce, ujar Dian saat ditemui Telsetnews di kantornya di Gedung Menara Prima, Jakarta akhir pekan lalu.

Dian mencontohkan, di Singapura yang hanya berpenduduk sekitar 4 juta jiwa, tapi industri telko di sana tidak pernah jenuh, karena selalu ada hal baru. Sementara di Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 240 juta jiwa, penetrasinya sekarang belum bisa terpenuhi semua. Di atas kertas penetrasi dikatakan baru mencapai 80%, tapi kondisi realnya penetrasi paling baru mencapai 65%, ungkapnya.

Wanita satu-satunya di jajaran direksi XL ini merasa belum terlalu khawatir dengan kondisi industri telko di tanar air. Menurutnya, masih banyak area baru yang bisa dikembangkan. Jadi tergantung arti jenuh itu dilihat dari sisi apa. Karena sebenarnya industri ini akan berkembang terus, tandasnya.

Selama ini, kata Dian, operator jualan masih dalam bentuk terkotak-kotak, voice, SMS, dan Data. Kita belum bermain di triple play, yakni menggabungkan bermacam service jadi satu. Ini bisa jadi salah satu contoh area kompetisi tersendiri. Jadi masih jauhlah dari jenuh, tegas Dian.

Menurutnya, industri telekomunikasi Indonesia itu sebenarnya sangat menarik, karena perkembangannya sangat cepat. Clock speed-nya sangat cepat sekali, kata wanita yang saat ini juga menjabat sebagai Sekjen Asosiasi Telekomunikasi Selular Indonesia (ATSI).

Selain itu, kompetisi di industri telko sangat tinggi, karena marketnya sangat fragmented, terbagi 10 player. Jadi setiap operator dituntut  harus kreatif, inovatif untuk bisa memenangkan pasar, terangnya. Di industri ini kita harus siap kapan saja dimakan atau memakan. Makanya industri telko benar-benar industri yang sangat menggairahkan, pungkasnya. [hbs]{jcomments on}

Previous articleTrend Smartphone Tak Ganggu Pasar Notebook
Next articleNokia T7-00, Andalkan Symbian 3

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here