telset

Indosat Santai Tanggapi Tarif Interkoneksi

Jakarta – Tarif interkonksi telah diberlakukan sejak 1 Juni. Setiap operator dikenakan biaya sebesar Rp 23. Bagi sebagian operator, tarif ini perlu dikaji ulang. Tetapi Indosat tidak merasakan tarif tersebut merugikan perusahaan.

Erik Mejer, Director & Chief Commercial Officer Indosat, mengungkapkan pendapatnya mengenai beban dana yang diberlakukan bagi operator yang menerima sms. Indosat menganggap peraturan ini tidak menimbulkan kerugian. “Tujuan dari pemerintah memberlakukan interkoneksi adalah untuk mengurangi sms spam,” jelasnya.

Logikanya, biaya sebesar Rp 23 harus dikeluarkan bila seorang pelanggan Indosat menerima sms dari pelanggan yang menggunakan operator lain, maka Rp 23 juga akan diterima bila pelanggan yang operator lain mengirimkan sms ke pelanggan Indosat. “Bila sehat, dampak ke operator tidak akan ada. Cenderung netral. Masalahnya, pola yang terapkan sehat atau engga,” sambung Erik.

Pendapatnya ini mematahkan pendapat bahwa tarif interkoneksi sms yang diterapkan dinilai terlalu mahal. Ia menganggap tidak ada efek yang ditimbulkan dari peraturan ini sehingga penerapan peraturan pemerintah mengenai tarif interkoneksi berbasis biaya tidak terlalu berpengaruh kepada Indosat. (lkh/hz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0