Indosat akan Fokus Penetrasi 4G dan Genjot B2B

smart

Telset.id, Yogyakarta Indosat Ooredoo memastkan di tahun 2019 akan lebih fokus untuk melakukan penetrasi layanan 4G di luar Jawa, dan akselerasi Business to Business (B2B) di bidang Internet of Things (IoT).

Menurut Direktur Utama Indosat Ooredoo, Chris Kanter, saat ini permintaan layanan internet semakin meningkat. Dia memprediksi bahwa permintaan terhadap jaringan video-grande 4G akan tetap tinggi di tahun 2019.

Untuk itu, kata dia, Indosat akan meningkatkan layanan 4G di pulau Jawa dan melakukan penetrasi di pulau-pulau lain yang ada di luar Jawa.

“Karena ada permintaan data yang tumbuh maka kita harus tingkatkan kualitas layanan di Jawa dan penetrasi di luar jawa,” ujar Chris di acara Media Gathering Indosat di Hyatt Regency Yogyakarta, Senin (28/01/2019).

Dia menyebutkan pembangunan infrastruktur jaringan juga dipercepat, khususnya terkait percepatan jaringan 4G. Ia menargetkan pada kuartal atau akhir Maret 2019 semakin banyak daerah yang mendapat jaringan 4G. Untuk itu, mereka akan menambah jumlah BTS (base transceiver station) menjadi 4300 unit.

{Baca juga: Indosat Perluas Jaringan 4G Plus ke Sumatera Utara}

“Jadi Q1 harus sudah over 4G dan kami targetkan harus ada tambahan 4300 BTS hingga akhir Desember 2019,” tandasnya.

Chris juga mengatakan bahwa pihaknya akan berfokus pada layanan business to business (B2B). Hal ini dilakukan karena melalui B2B bisa mendorong pertumbuhan perusahaan, apalagi industri digital semakin bertumbuh pesat.

“B2B bisa menjadi engine to growth. Kemudian pemegang saham berpandangan bahwa kita jangan berfokus pada layanan pulsa saja,” ujar Chris.

Hal itu diamini oleh Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Intan Abdams Katoppo. Menurutnya, di tahun ini B2B ditargetkan akan memberikan 25% pendapatan bagi Indosat. Target ini meningkat dari tahun lalu yakni 20%.

Kontribusi B2B ditargetkan sebesar 25% dari total revenue. Ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Itu artinya kami lebih serius untuk mengembangkan B2B,” kata Intan.

Pada tahun ini, Indosat berencana akan mulai bergerak ke bisnis  Internet of Things (IoT), seperti Cloud dan Big Data. Untuk itu, di tahun ini mereka berencana akan melakukan ekspansi bisnis ke banyak kota di seluruh Indonesia.

{Baca juga: Bos Indosat Bantah Viettel akan Akuisisi Indosat Ooredoo}

“Dari value proposition yang ada di tahun 2019, kita sudah mulai menjual produk-produk tersebut menuju 100 kota. Menjadi tugas kami untuk mendekatkan produk-produk ini ke masyarakat,” ujarnya. [NM/HBS]

Previous articleNokia 2 Bakal Dapat Pembaruan ke Android Oreo?
Next articleIndosat Ooredoo “Curhat” Rencana Merger ke Presiden Jokowi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here