telset

IMOCA Klaim Anggotanya Sudah Banyak yang Sadar?

Jakarta – Sebagai wadah sejumlah content provider (CP), Indonesian Mobile and Online Content Provider Association (IMOCA) tak menampik ada anggotanya yang pernah melakukan praktek penipuan. Namun IMOCA mengklaim anggotanya kini sudah banyak yang sadar.

Pihak IMOCA mengaku beberapa CP nakal yang terbukti nakal itu telah diberikan peringatan dan ada beberapa akhirnya keluar dengan sendirinya setelah diberi peringatan tersebut.

Kami akui memang ada beberapa anggota kami yang pernah melakukan praktek penipuan dan pencurian pulsa. Tapi kami tidak bisa menjatuhkan hukuman, paling hanya diberi peringatan,” ujar Direktur Operasional IMOCA, Tjhandra Tedja dihadapan wartawan di Jakarta, Rabu (12/10).

Tjhandra menuturkan, pihaknya tidak bisa menindak CP nakal, karena hanya memiliki kode etik. Tapi setelah diberi peringatan, banyak anggota kami yang akhirnya sadar,” ucap Tjhandra dengan pede.

Menurutnya, IMOCA memiliki aturan dan kode etik yang harus ditaati. Dalam aturan tersebut, secara tegas melarang CP yang berada dalam wadah IMOCA melakukan praktek penipuan yang dapat merugikan pelanggan. Biasanya setelah berkali-kali diberi peringatan, mereka akhirnya keluar sendiri, imbuhnya.

Ia mengungkapkan, saat ini IMOCA telah memiliki 60 anggota. Tapi jika dihitung secara total, jumlah CP yang ada saat ini sekitar 220 perusahaan yang tersebar dibeberapa kota besar di tanah air.

Bisnis CP diakuinya berkembang sangat pesat beberapa tahun terakhir karena menjanjikan keuntungan yang tidak sedikit. Omsetnya bisa sampai miliaran rupiah dalam sebulan, tandasnya.

Sementara bentuk konten layanan yang dibuat CP juga bermacam-macam, seperti misalnya layanan RBT, Games, kuis, dll.[hbs]{jcomments on}

 

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0