telset

Ilmuan Gunakan ’‘Bau Kaus Kaki Bekas’™ untuk Cegah Malaria

Tanzania – Para peneliti di Tanzania mereproduksi campuran kimia beraroma mirip dengan bau kaus kaki bekas yang beraroma tak sedap sebagai serum pembunuh nyamuk. Inovasi ini dikembangkan untuk memerangi penyebaran malaria di negara tersebut.

Tim dari Ifakara Health Institute Tanzania yang mengembangkan serum ampuh mirip dengan bau kaki manusia ini. Serum tersebut untuk memancing dan membunuh nyamuk. Sasaran mereka adalah nyamuk-nyamuk yang dapat membawa kuman penyebab malaria dan penyakit lainnya.

Seperti dikutip telsetnews dari CNN, Jumat (29/7), bau ini empat kali lebih kuat dari bau alami manusia. Bau ini dipancarkan dalam sebuah alat yang disebut “kotak pendaratan nyamuk”. Nantinya, setiap nyamuk yang hinggap dalam kotak itu dipastikan mati.

“Tujuannya adalah untuk menghilangkan penyakit malaria,” kata seorang peneliti, Fredros Okumu, yang mengembangkan teknologi ini. “Kami akan melakukan hal ini untuk mengatasi penularan penyakit di luar rumah,” sambungnya.

Ia menjelaskan, kotak dengan bau apek sintetis itu ditaruh di beberapa titik. Hawa yang keluar dari kotak itu kemudian disebarkan dengan menggunakan kipas bertenaga surya. Begitu di dalam, nyamuk ataupun serangga apa saja akan terperangkap dan menghirup racun bau™ itu hingga mati.

“Berdasarkan pemelitian, nyamuk tidak melihat orang, melainkan mereka mencium aroma keringat manusia,” jelasnya. “Zat yang keluar berbarengan dengan keringat kita menjadi sinyal bagi nyamuk untuk memburu mangsanya,” terang Okumu lagi.

Namun, jangan coba-coba mampir ke laboratorium Okumu. “Jika Anda datang ke lab kami saat penelitian sedang dilakukan, Anda akan berpikir bahwa seseorang baru saja datang dari sebuah lapangan sepak bola,” ucapnya sambil tertawa.

Okumu, merupakan seorang peneliti yang saat ini menyelesaikan gelar PhD-nya dari London School of Hygiene and Tropical Medicine, di Inggris. Ia mengembangkan kotak pendaratan nyamuk™ selama dua tahun ke depan.

Untuk menyelesaikan penelitiannya tersebut, Okumu mendapat sokongan dana USD 775 ribu dari Bill dan Melinda Gates Foundation serta organisasi nirlaba Grand Challenges asal Kanada. [hbs]{jcomments on}

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0