šŸ“‘ Daftar Isi

Acara Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) Pindah ke Bali

ICANN87 Pindah ke Bali Akibat Konflik Timur Tengah

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • ICANN87 pindah dari Muscat, Oman ke Nusa Dua, Bali akibat konflik Timur Tengah
  • Acara dijadwalkan berlangsung pada 17-22 Oktober 2026
  • Keputusan disepakati dalam pertemuan tertutup di sela ICANN86 Spanyol
  • Delegasi Indonesia terdiri dari Komdigi dan PANDI
  • Diperkirakan dihadiri 1.500 peserta dari 150 negara
  • Kepengurusan baru PANDI diperkenalkan: Isnawan Aslam (Ketua), Ery Punta Hendraswara (Sekretaris), Andi Mohammad Natsir Amal

Telset.id – Konflik geopolitik yang memanas di Timur Tengah memaksa Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) memindahkan lokasi pertemuan tahunannya. Acara ICANN87 Annual General Meeting (AGM) yang semula dijadwalkan berlangsung di Muscat, Oman, resmi dialihkan ke Nusa Dua, Bali, Indonesia.

Pemindahan ini diumumkan setelah eskalasi konflik yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, serta sebagian besar negara Teluk. Situasi tersebut memicu kekhawatiran dari para calon peserta. Guna menjaga antusiasme dan keamanan partisipan, ICANN memutuskan Bali sebagai lokasi pengganti yang dinilai lebih kondusif.

Keputusan Resmi di Sela ICANN86 Spanyol

Penunjukan Indonesia sebagai tuan rumah disepakati dalam pertemuan tertutup antara pejabat ICANN dengan delegasi Indonesia yang terdiri dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI). Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela pergelaran ICANN86 di Seville, Andalusia, Spanyol, pada Selasa (9/6).

Dalam pertemuan tersebut, tim ICANN dipimpin langsung oleh Vice President ICANN Samiran Gupta, didampingi oleh Stakeholder Engagement Manager Asia Pasifik Athena Foo dan Maya. Sementara itu, delegasi Indonesia dipimpin oleh Ketua Dewan Pengawas PANDI Prof. Hammam Riza, Direktur Pengawasan Ditjen Wasdig Kemenkomdigi Teguh Arifiyadi, serta Ketua PANDI Isnawan Aslam.

ā€œKami meminta kepada PANDI, khususnya di bawah kepengurusan yang baru, untuk segera bersiap dan bekerja sama dengan ICANN demi menyukseskan ICANN87 di Bali,ā€ ujar Samiran Gupta dalam pertemuan tersebut.

Hal tersebut langsung mendapat apresiasi dari Kementerian Komdigi. ā€œKementerian Komunikasi dan Digital menyambut baik dan mengapresiasi kepercayaan internasional ini,ā€ kata Teguh Arifiyadi. Ia menambahkan, bahwa sekembalinya ke Tanah Air, ia akan segera melaporkan mandat ini kepada Menkomdigi Meutya Hafid dan Dirjen Wasdig Alexander Sabar.

ā€œPenunjukan ini merupakan bentuk kepercayaan tinggi dari komunitas internasional terhadap Indonesia. Kementerian Komdigi bersama PANDI sebagai co-host siap menyukseskan agenda besar ini dengan dukungan mitra lokal serta komunitas internet Indonesia,ā€ tegas Teguh.

Kesiapan Indonesia sebagai Tuan Rumah

Dalam keterangan resmi dari PANDI yang diterima detikINET, Sabtu (13/6/2026) Ketua Dewan Pengawas PANDI, Hammam Riza, menegaskan kesiapan Indonesia selaku tuan rumah lokal (local host). Meski waktu persiapan yang tersisa sekitar empat bulan terhitung singkat, ia optimistis agenda ini dapat berjalan lancar.

ā€œBersama pengurus baru PANDI dan dengan dukungan penuh dari Komdigi, kami akan bahu-membahu menyukseskan pertemuan internet global ICANN87 Bali secara paripurna,ā€ tutur Hammam.

Hal senada diungkapkan oleh Ashwin Sasongko Sastrosubroto, perwakilan Indonesia di Governmental Advisory Committee (GAC) ICANN. Mantan Dirjen Komdigi yang kini aktif di BRIN tersebut menjelaskan bahwa AGM merupakan pertemuan tahunan paling krusial di ICANN karena mengusung konsep multistakeholder.

ā€œIni adalah kesempatan bagi semua pihak untuk menyampaikan berbagai dinamika, mulai dari perkenalan hingga problem teknologi internet yang dihadapi. Salah satu agenda terpenting adalah Open Forum, di mana Board of Directors (BOD) ICANN akan mendengar langsung masukan dari para pemangku kepentingan IT global,ā€ jelas Ashwin.

Sebagai informasi, AGM ICANN merupakan forum akbar tahunan organisasi nirlaba global tersebut yang berfungsi mengatur sistem penamaan domain (DNS) dan pengalokasian alamat IP—dua pilar utama infrastruktur internet dunia. Pertemuan di Bali mendatang diperkirakan akan dihadiri oleh sedikitnya 1.500 peserta yang merupakan delegasi dari 150 negara.

Di sela pertemuan tersebut, delegasi Indonesia juga secara resmi memperkenalkan jajaran kepengurusan baru PANDI yang telah disahkan oleh Dirjen AHU Kementerian Hukum. Kepengurusan baru tersebut dipimpin oleh Isnawan Aslam (Ketua), didampingi oleh Ery Punta Hendraswara (Sekretaris), dan Andi Mohammad Natsir Amal.

Acara Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN)  Pindah ke Bali

Acara Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) pindah ke Bali karena dampak konflik Timur Tengah (Foto: dok PANDI)

Dampak Konflik Global pada Tata Kelola Internet

Keputusan ICANN memindahkan lokasi pertemuan dari Oman ke Bali menunjukkan betapa konflik prioritas geopolitik global dapat memengaruhi agenda teknologi internasional. Pemilihan Bali sebagai tuan rumah baru dinilai strategis karena Indonesia dikenal sebagai negara yang stabil dan memiliki infrastruktur yang memadai untuk menyelenggarakan acara berskala internasional.

ICANN87 AGM dijadwalkan berlangsung pada 17-22 Oktober 2026 mendatang. Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar empat bulan, pemerintah Indonesia melalui Komdigi dan PANDI optimistis dapat menyukseskan agenda besar ini.

Komentar

Belum ada komentar.