Huawei Ajukan Paten Sensor Sidik Jari di Semua Layar

Sensor Sidik Jari Huawei

Telset.id, Jakarta  – Dalam dokumen paten yang bocor, Huawei ternyata ingin manggarap sensor sidik jari di semua layar smartphone masa depan. Harapannya, pengguna bisa mengetuk layar mana saja untuk membuka kunci.

Teknologi sensor sidik jari telah berkembang selama bertahun-tahun. Belakangan, banyak produsen mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam layar smartphone. Namun demikian, layar yang berfungsi hanyalah sebagian.

{Baca juga: Huawei Rancang Smartphone Lipat Clamshell, Pesaing Z Flip?}

Menurut laporan Ubergizmo, seperti dikutip Telset.id, Rabu (12/8/2020), Huawei kabarnya sedang berupaya untuk mengembangkan layar yang sepenuhnya mendukung sensor sidik jari untuk membuka kunci smartphone.

Bocoran menyebut, Huawei telah mengajukan paten untuk fingerprint sensor yang mencakup seluruh layar. Teknologi itu memungkinkan pengguna untuk mengetuk layar mana pun guna mengautentikasi diri di perangkat.

Dengan fitur tersebut, pengguna dapat “menyembunyikan” letak sensor yang mempersulit orang lain untuk membuka kunci perangkat. Pengguna bahkan bisa menempatkannya di atas ikon aplikasi sehingga lebih aman.

Beberapa aplikasi sudah memberikan tingkat keamanan tambahan. Namun, kehadiran fitur itu bakal semakin melindungi aplikasi dari kemungkinan diakses oleh orang lain. Apalagi, sensor sidik jari bersifat mutlak alias sulit dipalsukan.

{Baca juga: Huawei Ajukan Dua Paten Smartwatch dan Smartband Anyar}

Huawei meyakini, membatasi area sensor dapat mengurangi konsumsi daya baterai karena hanya menyala saat dibutuhkan. Tapi, lantaran masih paten, fitur tersebut belum tentu benar-benar akan diterapkan di perangkat Huawei.

Meski tengah diterpa masalah dengan pemerintah Amerika Serikat, Huawei masih tetap mengembangkan perangkat baru. Diketahui bahwa perusahaan teknologi asal China tersebut tengah mengajukan paten untuk smartwatch dan smartband.

Menurut sebuah laporan yang dikutip dari GizChina, Sabtu (8/8/2020), paten yang diajukan Huawei berada di web sertifikasi EUIPO dan WIPO.

Dilihat dari paten tersebut, Huawei sepertinya memilih desain yang lebih segar. Smartwatch tersebut kini memiliki desain persegi, berbeda dari kebanyakan Huawei Watch yang telah meluncur dengan desain membulat.

Bezel dari Huawei Watch juga tampak mencolok. Tombol daya berada di sisi kanan dan menjadi satu-satunya tombol di perangkat tersebut. Di bagian belakang terdapat dua buah pin yang sepertinya berguna untuk mengisi daya.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Huawei Terbaru}

Terkait material yang digunakan sama sekali belum diketahui. Begitu juga segmentasi pasar dari perangkat ini.

Sedangkan untuk perangkat smartband memiliki desain layar melengkung yang fleksibel. Desain yang memang terlihat  cukup menarik. [SN/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here