HTC: Samsung Monopoli Industri Komponen untuk Singkirkan Pesaingnya

Galaxy S4 dan HTC One
Galaxy S4 dan HTC One

Jakarta – Samsung dalam dua tahun terakhir telah berhasil merajai pasar smartphone global . Produk smartphone buatan raksasa asal Korea Selatan itu begitu mendominasi pasar. Keberhasilan Samsung ini pun akhirnya mengundang komentar miring bahwa mereka telah melakukan praktek monopoli.

Dominasi Samsung di pasar smartphone dalam dua terakhir memang tak tertahankan. Bahkan perusahaan raksasa sekelas Apple yang menciptakan banyak inovasi teknologi baru pun tidak mampu menghadang Samsung.

Kesuksesan Samsung memang cukup unik. Karena Samsung kini merupakan vendor smarpthone terbesar di dunia, dan disaat yang sama, Samsung juga merupakan salah satu produsen terbesar dari komponen-komponen penting smartphone, seperti display dan chip prosesor.

Kehebatan Samsung sebagai supplier sangat dirasakan kompetitor terberatnya, Apple. Ya, perusahaan yang didirikan mendiang Steve Jobs ini selama beberapa bulan terakhir telah bersusah payah sibuk mencari supplier lain untuk menggantikan Samsung.

Namun apa hasilnya? Apple masih tetap gagal. Perusahaan asal Cupertino itu kembali dibuat ‘bertekuk lutut’ kepada Samsung, karena harus kembali memesan display buatan Samsung untuk kebutuhan komponen smartphone mereka.

Nasib hampir serupa juga dialami pesaing Samsung lainnya, yakni HTC. Tahun 2010 lalu, dua produk HTC yaitu Nexus One dan HTC Desire menggunakan display AMOLED buatan Samsung. Sayangnya kerjasama tersebut hanya berumur pendek.

Dalam laporan terbaru Focus Taiwan menyatakan bahwa saat itu Samsung menolak untuk kembali menyuplai display bagi produk-produk smartphone HTC. Akibatnya, perusahaan asal Taiwan ini dibuat ‘mati kutu’ karena mulai kesulitan mendapatkan komponen yang dibutuhkan.

Alhasil, volume pengiriman smartphone HTC pun ikut menurun, dan berimbas semakin merosotnya pangsa pasar HTC. Dan selanjutnya mudah ditebak, status HTC sebagai vendor Android kelas kakap ikut tenggelam selama dua tahun terakhir.

Sementara para pesaingnya kelimpungan, bisnis smartphone Samsung justru semakin menggurita. Karena stok persediaan komponen mereka selalu tercukupi, Galaxy S3 pun langsung menjadi smartphone terlaris sepanjang 2012. Samsung pun akhirnya menjadi penguasa baru di industri smartphone.

Keberhasilan Samsung ini mendapat komentar miring dari pihak HTC. Ya, pihak HTC belakangan ini menjadi  salah satu perusahaan yang paling vokal dalam mengkritik Samsung. Seorang eksekutif HTC bahkan menuduh bahwa Samsung telah memonopoli industri komponen smartphone untuk menyingkirkan para pesaingnya.

“Kami telah merasakan bahwa suplai dari komponen inti (untuk smartphone) bisa digunakan sebagai sebuah senjata dalam peta persaingan,” kata Jack Tong, presiden untuk HTC North Asia, yang dikutip telsetNews dari The Verge, Kamis (30/5).

Menurutnya, sekalipun HTC kini mampu menghadirkan display LCD yang kualitasnya lebih baik daripada display AMOLED buatan Samsung, namun menurunnya status HTC telah membuat mereka seringkali kesulitan mendapatkan sejumlah komponen penting untuk smartphone buatan mereka.  [HBS]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0