telset

CEO BlackBerry: Samsung dengan Android Tidak Aman

CEO BlackBerry, Thorsten Heins di acara 'BlackBerry Jam'
CEO BlackBerry, Thorsten Heins

Jakarta – Saling serang diantara para vendor ponsel sudah biasa terjadi sebagai bagian dari psy war. Salah satu vendor yang belakangan cukup aktif ‘menyerang’ para pesaingnya adalah BlackBerry.

Adalah CEO BlackBerry Thorsten Heins yang belakangan sering memberikan kritikan pedas kepada kompetitornya. Setelah sebelumnya mengkritik Apple dengan mengatakan UI iOS pada iPhone sudah kuno, kini Samsung yang menjadi sasaran kritikan bos BlackBerry tersebut.

Kali ini ia mengkritik soal sistem keamanan di Android yang digunakan Samsung. Heins mengatakan, Samsung tidak akan pernah bisa menawarkan keamanan kelas atas dikarenakan Android yang Samsung gunakan berbasis open source.

Heins menyoroti hal tersebut setelah baru-baru ini Samsung memperkenalkan fitur baru bernama Knox. Fitur ini adalah sebuah tempat yang akan menampung berbagai dokumen berkaitan dengan pekerjaan guna mengurangi resiko kebocoran data.

Seperti dilansir PhoneArena, Senin (25/3), fitur Knox ini rencananya akan segera hadir di perangkat Galaxy. Untuk mengaksesnya pengguna cukup menyentuh ikon Knox, dan setelah selesai, pengguna bisa langsung beralih ke laman semula.

Fitur Knox memungkinkan admin IT untuk mengecek data pekerjaan personal karyawan secara terpisah. Kehadiran fitur tersebut menunjukan Samsung ingin bersaing dengan BlackBerry untuk urusan keamanan.

Selama ini vendor asal Kanada itu memang banyak memiliki pelanggan dari segmen enterprise karena dianggap bisa menawarkan  sistem keamanan terbaik bagi pelanggan enterprise. [HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0