Hacker Retas Printer di Seluruh Dunia untuk Bantu PewDiePie

Subscriber PewDiePie

Telset.id, Jakarta – Baru-baru ini, netizen dihebohkan oleh aksi hacker retas ratusan ribu printer di seluruh dunia, dan memerintahkan mereka untuk bantu PewDiePie, channel dengan jumlah subscriber terbanyak di YouTube. Sebagian besar dari mereka mengunggah aksi hacker tersebut di Twitter.

Netizen Twitter membagikan foto selebaran yang dicetak dari printer tanpa sepengetahuan mereka.

Selebaran itu mengatakan bahwa PewDiePie membutuhkan bantuan serta subscribe tambahan agar posisi PewDiePie sebagai channel YouTube dengan subscriber terbanyak tidak tergusur oleh channel asal India, T-Series.

Menariknya, di akhir selebaran tersebut muncul kode ASCII yang membentuk logo brofist, sebuah gerakan yang dipopulerkan oleh pria dengan nama asli Felix Kjellberg itu.

“PewDiePie, channel paling banyak subscriber di YouTube saat ini, berada dalam posisi bahaya gara-gara channel perusahaan India bernama T-Series yang hanya mengunggah video trailer dan kampanye Bollywood,” tulis hacker itu, yang kemudian dilanjutkan dengan langkah-langkah untuk “membantu” PewDiePie.

Dilansir Telset.id dari The Verge, Sabtu (01/12/2018), seorang hacker mengaku bertanggung jawab atas aksi besar-besaran yang mempengaruhi 50.000 dari 800.000 printer yang siap untuk diretas. Menurut tweet @TheHackerGiraffe, aksi itu adalah cara mereka untuk meningkatkan netizen dunia soal keamanan printer.

Hacker tersebut mengatakan, ia mendapatkan ide untuk meretas printer di seluruh dunia ketika mengakses situs pencarian khusus keamanan, Shodan.io. Dengan dibantu oleh protokol bernama PRET, atau sistem yang mampu memanipulasi printer, hacker itu akhirnya dapat mengetahui ratusan ribu port printer di seluruh dunia.

“Orang-orang meremehkan betapa mudahnya seorang hacker jahat menggunakan kerentanan seperti ini untuk meynebabkan kerusakan besar. Hacker dapat mencuri file, memasang malware, dan menyebabkan kerusakan fisik pada printer,” kata TheHackerGiraffe.

“Bagian yang paling mengerikan adalah, saya tidak pernah mempertimbangkan peretasan printer sebelumnya. Seluruh proses belajar, mengunduh, dan pembuatan skrip tidak lebih dari 30 menit,” jelasnya. (FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here