Ilustrasi serangan hacker terhadap situs WordPress yang rentan

Hacker Eksploitasi Celah Kritis WordPress, Puluhan Juta Situs Terancam

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Hacker mengeksploitasi celah kritis WordPress versi 6.9.0-6.9.4 dan 7.0.0-7.0.1
  • Diperkirakan 90 juta situs masih rentan, meski patch sudah dirilis
  • Celah WP2Shell ditemukan oleh Adam Kues dari Searchlight Cyber
  • WordPress telah mengaktifkan forced updates untuk menangkal serangan
  • Patchstack, Hexastrike, dan WatchTowr konfirmasi eksploitasi di alam liar
  • Cloudflare dan web firewall membantu memblokir serangan terhadap situs rentan
  • Pengguna diimbau segera update WordPress untuk hindari peretasan

Telset.id – Puluhan juta situs web yang menjalankan WordPress versi rentan kini menjadi sasaran empuk peretasan. Beberapa perusahaan keamanan siber telah mengonfirmasi bahwa para hacker mulai mengeksploitasi celah kritis yang baru saja ditemukan, mengancam keamanan data dan kendali situs secara keseluruhan.

Ancaman ini muncul setelah WordPress merilis patch darurat untuk dua celah keamanan kritis pekan lalu. Celah tersebut sangat parah sehingga WordPress mengaktifkan pembaruan paksa (forced updates) di mana memungkinkan. Namun, masih banyak pengguna yang belum memperbarui sistem mereka, membuat situs mereka rentan terhadap serangan.

Perusahaan keamanan siber seperti Patchstack, Hexastrike, dan WatchTowr telah mengeluarkan peringatan bahwa eksploitasi terhadap celah ini sudah terjadi di alam liar. Artinya, hacker secara aktif mengambil alih situs yang masih menjalankan versi WordPress yang rentan.

Menurut data resmi WordPress, ada lebih dari 400 juta situs yang menjalankan versi bermasalah, yaitu WordPress 6.9.0 hingga 6.9.4, dan 7.0.0 hingga 7.0.1. Meskipun angka ini kemungkinan belum mencerminkan situs yang sudah diperbarui, konsultan keamanan siber Daniel Card memperkirakan bahwa kurang dari 15% dari total situs WordPress masih rentan. Jika proyeksi ini diterapkan ke seluruh populasi situs WordPress, jumlahnya masih mencapai sekitar 90 juta situs yang berpotensi diserang.

Salah satu celah kritis ini ditemukan dan dilaporkan oleh Adam Kues dari perusahaan keamanan siber Searchlight Cyber, yang menamainya WP2Shell. Celah ini, jika digabungkan dengan celah lainnya, memungkinkan hacker mengambil kendali jarak penuh atas situs yang rentan.

Para peneliti mengapresiasi langkah WordPress yang mendorong pembaruan otomatis, serta Cloudflare yang memblokir serangan terhadap situs-situs yang rentan. Mereka juga menyarankan penggunaan perlindungan keamanan siber seperti web firewall untuk membatasi jumlah situs yang bisa diretas.

Automattic dan WordPress.org, proyek yang mengembangkan kode sumber terbuka WordPress, belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Ancaman ini mengingatkan kita pada pentingnya menjaga keamanan siber secara menyeluruh. Tidak hanya perangkat lunak inti yang harus diperbarui, tetapi juga lapisan keamanan tambahan seperti firewall dan pemantauan ancaman perlu diperkuat. Hal ini sejalan dengan meningkatnya ancaman siber yang semakin nyata dan canggih.

Bagi pengguna WordPress, langkah paling penting saat ini adalah segera memeriksa versi WordPress yang digunakan dan melakukan pembaruan jika masih menjalankan versi yang rentan. Mengabaikan pembaruan keamanan bisa berakibat fatal, mengingat hacker sudah mulai memanfaatkan celah ini secara aktif.

Kejadian ini juga menjadi pengingat bahwa tidak ada sistem yang sepenuhnya aman. Ancaman siber terus berkembang, dan celah keamanan baru bisa muncul kapan saja. Oleh karena itu, kewaspadaan dan pembaruan rutin adalah kunci utama dalam menjaga keamanan situs web.

Dengan masih banyaknya situs yang belum diperbarui, potensi kerusakan akibat serangan ini masih sangat besar. Para pemilik situs diimbau untuk segera mengambil tindakan sebelum situs mereka menjadi korban selanjutnya. Serangan semacam ini juga bisa menjadi pintu masuk bagi kebocoran data yang lebih luas.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.