Google Rombak Posisi Jabatan Eksekutif di Google Play

Jakarta – Kebijakan Google untuk melakukan perubahan besar-besaran di tubuh perusahaan tersebut telah memakan korban™ dengan hilangnya posisi beberapa pejabat eksekutifnya di perusahaan mesin pencari itu.

Eric Chu menjadi korban™ pertama kebijakan tersebut, karena Eric harus rela lengser sebagai eksekutif di Google Play. Jabatan Eric sebagai eksekutif Google Play kini digantikan oleh Jamie Rosenberg, yang sebelumnya sebagai eksekutif di Google Music.

Pergantian ini, sudah diperhitungkan sebelumnya agar tak ada tumpang tindih tanggung jawab antara Eric dengan David Conway, manajer produk di Google Play.

Dijelaskan, pergantian ini agar tak akan ada masalah miss management yang berarti di tubuh Google. Andy Rubin, selaku bos besar di Google mengakatan bahwa bahwa saat ini, Google lebih terpusat pada mesin pencarinya dan aktivasi perangkat Android.

Untuk penambahan pendapat dari Google Play, Andy menilai saat ini masih berada pada tahap sekunder. Demikian seperti yang dilansir PhoneArena, Senin (12/3).

Pernyataan Andy tentu saja dinilai oleh beberapa pihak hanyalah kamuflase. Sebab, perubahan Android Market menjadi Google Store, tentunya ingin mendulang kesuksesan sebagaimana Apple dengan iTunesnya.

Seperti diketahui, pendapatan Google dari Android Market saat ini masih lebih kecil enam kali dibandingkan pendapatan Apple dengan fitur iTunesnya. Dengan perampingan manajemen tersebut, Google berharap bisa mendulang kesuksesan dan lebih mendapat keuntungan, biarpun Google Play dikatakan bukanlah bisnis utama Google.[tsn/hbs]

 

 

Previous articleSleep, Aplikasi Windows Phone untuk Pengantar Tidur
Next articleSamsung ’‘Ingkar Janji’™ Update Android ICS Galaxy S II

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here