telset

Google Kalahkan Oracle dalam Kasus Hak Paten

Jakarta – Perusahaan teknologi, Oracle, telah diperintahkan untuk membayar biaya legal kepada Google sebesar USD 1 juta, menyusul kekalahan dalam rangkaian tuntutan mereka atas sistem operasi Android.

Pengadilan di Amerika Serikat telah memutuskan Google telah terbukti tidak menggunakan teknologi penyimpanan secara ilegal yang menjadi hak paten perusahaan raksasa teknologi tersebut.

Awalnya Google menuntut USD 4 juta untuk menutup semua biaya pengacara serta tim khusus yang dibayar untuk memeriksa dokumen dalam perkara itu. Namun, hakim pengadilan, William Alsup, memberikan potongan biaya signifikan untuk Oracle, sehingga hanya diharuskan membayar USD 1 juta.

Selain menanggung kekalahan, kritik pedas diluncurkan terhadap pengacara Oracle. Tuntutan yang diajukan pengacara Oracle  dianggap terlalu melebar oleh hakim. Selain itu, Hakim Alsup menemukan keterlibatan pihak ketiga yang dibayar oleh masing masing pihak yang bersengketa.

Seperti diberitakan theverge, Kamis (6/9), saat dalam proses pengadilan, Oracle mengajukan tuntutannya berdasarkan bukti-bukti dari tulisan seorang blogger. Namun hakim berhasil mengungkap fakta bahwa blogger itu ternyata menerima uang dari Oracle.

Pengadilan juga mengungkap bahwa Google pun tidak sepenuhnya jujur, karena telah memanfaatkan bukti berupa keterangan dari seorang Profesor dari Universitas yang disponsori Google. [lkh/hbs]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0