telset

Google akan Hentikan Layanan Google Buzz

Jakarta – Berdalih ingin lebih fokus untuk mengembangkan Google+, maka Google ingin menghapus layanan jejaring sosial milik mereka, salah satunya Google Buzz.

Alasan rencana Google akan menutup jejaring sosial tersebut adalah dikarenakan kurang populernya Buzz dikalangan pengguna internet. Google Buzz dinilai masih kalah populer dengan pesaingnya,Twitter.

Tidak hanya Buzz yang bakal terkena imbasnya, karena jejaring sosial yang dibeli Google empat tahun lalu, Jaiku, akan ikut ditutup juga. Bahkan layanan Code Search, yang merupakan layanan yang membantu programer untuk mencari kode open source pun akan dihentikan.

Kabarnya Google akan menutup beberapa layanannya tersebut awal tahun depan. Tetapi untuk Google Buzz, Google akan menutup pada bulan November. Rencana Google ini merupakan imbas dari proyek Google+ yang dianggap menjadi proyek gagal perusahaan raksasa mesin pencari itu.

Seperti diketahui, Google+ menjadi proyek besar Google untuk menggusur Facebook. Namun rencana itu dianggap gagal, karena Google+ tidak mampu menggeser Facebook sebagai penguasa situs jejaring sosial.

“Kami bercita-cita untuk membangun produk yang besar dan benar-benar mengubah kehidupan orang, dimana produk kami akan digunakan dua atau tiga kali dalam sehari,” ucap wakil presiden produk Google Bradley Horowitz, yang Telsetnews kutip dari BGR, Senin (17/10).

Ia pun menambahkan bahwa untuk fokus, Google harus lebih berpikir tentang apa yang dikerjakan. “Itulah mengapa kami baru-baru ini memutuskan untuk menutup beberapa produk, dan mengubah orang lain dari produk yang ada,” tambahnya. [tsn/hbs]

 

{jcomments on}

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0