Garap Pasar IoT, XL Komersialkan Jaringan NB-IoT di 31 Kota

Telset.id, Jakarta – Teknologi IoT (Internet of Things) sudah mulai semakin banyak diterapkan di Indonesia. Melihat perkembangan itu, XL Axiata hari ini meluncurkan secara komersial jaringan berteknologi Narrowband IoT (NB-IoT) di 31 kota/kabupaten di Indonesia.

Peluncuran jaringan NB-IoT dan layanan solusi IoT ini sebagai upaya XL melalui XL Business Solution untuk memperkuat bisnis layanan dalam melayani pasar korporasi dan UKM terhadap kebutuhan solusi IoT secara end to end dan customize.

XL juga merangkul berbagai ekosistem pendukung seperti penyedia perangkat, platform, system security, hingga perguruan tinggi dan institusi pendidikan terkait.

{Baca juga: XL Prediksi 5G akan Hadir di Indonesia Pada 2022}

Selain itu, XL juga merangkul komunitas yang memiliki minat melakukan riset dan pengembangan di bidang IoT untuk memanfaatkan jaringan NB-IoT.

Operator seluler asal Malaysia ini juga menjalin kerja sama dengan beberapa kementerian terkait, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Perindustrian.

“Kami melihat layanan IoT akan menjadi solusi bisnis pilihan di masa mendatang untuk korporasi dan UKM serta sekaligus menjadi sumber pertumbuhan kami di era Industri 4.0,” kata Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto di acara peluncuran, Jakarta, Rabu (25/9/2019).

XL juga sekaligus meluncurkan secara komersial penyediaan kartu perdana khusus NB-IoT, jaringan di 31 kota dan solusi NB-IoT secara end to end dan customize, yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh ekosistem yang membutuhkan.

Feby menambahkan, bahwa 31 kota/kabupaten tersebut adalah DKI Jakarta, Bogor, Bandung, Purwakarta, Majalengka, Cimahi, Cirebon, Tasikmalaya, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Mojokerto, Denpasar, Mataram, Medan, Binjai, Lhoksumawe, Lubuk Linggau, Padang, Pekanbaru, Batam, Tanjung Pinang, Bengkulu, Banjarmasin, Bontang, Palangkaraya, Samarinda, Pontianak, Makassar, dan Kendari.

{Baca juga: Paket Internet XL, Daftar Harga dan Rekomendasi}

Secara teknis, jaringan NB-IoT prinsip kerjanya sama dengan teknologi selular secara umum. Hal yang membedakan adalah modul komunikasi yang ada pada perangkat IoT yang hanya dapat bekerja pada jaringan NB-IoT pada frekuensi 900 MHz (band 8).

Dengan menggunakan frekuensi yang rendah, jaringan NB-IoT dengan LPWA (Low Power Wide Area), artinya daya yang digunakan perangkat untuk berkomunikasi dengan jaringan sangat kecil, namun cakupan jangkauannya sangat luas.

Sehingga jaringan tersebut lebih efektif dan efisien, dibandingkan dengan jaringan selular lainnya untuk use case IoT yang tidak membutuhkan bandwidth besar.

Dengan menggunakan NB-IoT, sebuah perangkat IoT juga dapat bertahan hingga 10 tahun dengan menggunakan baterai. Selain itu, perangkat pemancarnya dapat mencakup radius lebih dari 10 kilometer dan menggunakan infrastruktur telekomunikasi yang aman dan terintegrasi.

Jaringan NB-IoT milik XL didukung oleh penyedia perangkat telekomunikasi ternama seperti, Ericsson, Huawei, Cisco, dan beberapa perusahaan penyedia perangkat telekomunikasi lainnya.

Tidak hanya menyediakan layanan koneksi NB-IoT, XL melalui XL Business Solution juga menyediakan end-to-end solution berbasis teknologi NB-IoT sesuai dengan kebutuhan pelanggannya.

XL memberikan promo paket layanan NB-IoT sampai dengan 31 Desember 2019 seharga Rp 15.000 (sebelum pajak) untuk satu tahun dengan quota 20MB untuk pelanggan korporat.

{Baca juga: XL Luncurkan Paket ‘Xtra Kuota Zero’ untuk Pelanggan Prabayar}

Selama masa promo, pelanggan layanan NB-IoT dapat menggunakan FlexIoT (IoT Platform full stack XL Axiata) untuk menerima data yang dikirim oleh perangkat NB-IoT dan membangun aplikasi di atas FlexIoT.[HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here