Free Cooling BTS Hemat Listrik Hingga 30%

Jakarta – Inisiatif Bakrie Telecom untuk menjalankan gerakan Hijau Untuk Negeri mampu mendorong tingkat penghematan operasi perusahaan secara signifikan. Salah satunya di sisi penghematan energy yang digunakan untuk menjalankan dan menjaga jaringannya agar tetap beroperasi.

Wakil Dirut Bakrie Telecom Muhammad Danny Buldansyah, mengungkapkan, bahwa sekitar 2/3 penggunaan energy dihabiskan untuk operasi jaringan. Sebagai gambaran untuk tahun 2009 lalu, Bakrie Telecom telah menghabiskan hampir sebanyak 700 ribu liter solar.

Dengan makin terbatasnya sumber daya dan juga meningkatnya biaya energi maka tindakan penghematan melalui gerakan Hijau Untuk Negeri memiliki momentum yang tepat, ujar Danny Buldansyah dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (18/3).

Menurutnya, jaringan Bakrie Telecom saat ini telah menerapkan berbagai terobosan untuk menghijaukan operasinya dan mengurangi efek jejak karbon rumah kaca. Sebagai contoh Danny menyatakan bahwa saat ini sudah lebih dari 2 ribu BTS (Base Tranceiver Station) menggunakan teknologi Free Cooling BTS (FCB).

Dijelaskan Danny, teknologi ini memungkinkan Bakrie Telecom menghemat penggunaan listrik dengan mengatur sirkulasi udara dibanding harus menggunakan AC (Air Conditioning). Melalui tindakan ini jumlah listrik yang dibutuhkan tiap BTS-nya bisa dihemat hingga 30% per tahunnya.

Kami berupaya keras agar FCB bisa diterapkan di sebanyak mungkin BTS. Sejak diterapkan di pertengahan tahun 2010, FCB sudah diinstal di 1700 BTS dimana 1100 BTS diantaranya sudah berjalan pada akhir tahun 2010 lalu. Target kami akan ada 2200 BTS terpasang pada akhir Maret 2011, papar dia.

Seperti diketahui, inisiatif FCB ini dikombinasikan dengan upaya penghematan ruangan yang dinamakan outdoor cabinet. Berbagai perangkat elektronik yang biasanya terpisah-pisah diatur dalam dalam satu kabinet yang tahan kondisi cuaca. Pengaturan ini bisa menghemat penggunaan ruangan di atas 80%.

Karena lahan di hemat, maka panas matahari yang awalnya dialirkan melalui dinding ruangan kemudian diubah melalui dinding cabinet sehingga tidak lagi perlu AC tapi cukup kipas angin saja atau mesin pendingin berbahan semi konduktor (Thermal Electric Cooling). Jadi hemat ruangan sekaligus hemat listrik, tandas Danny.  [hbs]{jcomments on}

 

Previous articleOpera Meramaikan Perang Browser
Next articleTelkomsel Pangkas Tarif Data Roaming Luar Negeri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here