Foxconn Berencana Produksi Perangkat Sendiri

Pabrik Foxconn di China
Pabrik Foxconn di China

Jakarta – Apple sedang menggalami masa kritis dalam menghadapi Samsung. Kondisi ini membuat Foxconn, pabrik perakitan iPhone mulai berpikir untuk meluncurkan perangkat dengan merek sendiri.

Foxconn melihat penjualan Apple menurun 19 persen sejak kuartal pertama di tahun 2013. Eksekutif di perusahaan asal Taiwan itu mengaku tidak puas dengan kontrak manufaktur dengan Apple dan ingin menggunakan asetnya sendiri.

Menurut kabar yang telsetNews kutip dari slashgear, Selasa (28/5), sebagai awalan Foxconn akan menciptakan aksesoris komputer seperti keyboard, kabel, dan headphone.

Terry Gou, pemimpin Foxconn, menilai bisnis aksesoris peripheral elektronik lebih menguntungkan dibandingkan jasa perakitan.

“Kami juga berencana mengadopsi teknologi Apple untuk membuat beberapa aksesoris dengan merek sendiri yang kompatibel dengan iPhone dan iPad,” jelas Gou.

Salah seorang petinggi Foxconn, juga mengungkap, perusahaan bermaksud untuk menjual produk-produnya ini dalam bentuk online maupun lewat toko fisik.

Kemungkinan lain, Foxconn akan menyiapkan white-label yang bekerja sama dengan pelanggan yang sudah ada. Foxconn juga akan melakukan manufaktur di segi hardware untuk perusahaan lain.

Sebelumnya, Hon Hai Precision Industry yang adalah merupakan induk perusahaan Foxconn juga telah dilaporkan tengah mencari “ladang baru” di Indonesia. “Kami ingin masuk ke pasar ponsel Indonesia yang kami perkirakan bernilai USD2,4 miliar,” ujar juru bicara Hon Hai, Simon Hsing kepada Reuters,

Disebutkan, Foxconn serius ingin menanamkan investasinya di Tanah Air. Namun masih belum jelas bentuk investasi seperti apa yang akan dilakukan Hon Hai. Pihak perusahaan itu hanya menyatakan bentuk investasi akan ditentukan kemudian setelah penandatanganan memorandum of understanding (MOU) dengan pihak pemerintah Indonesia, paling lambat bulan Mei mendatang.

Namun Hsing menerangkan, pabrik Foxconn yang nantinya akan didirkan di Indonesia bukan untuk memproduksi produk-produk Apple, melainkan hanya memproduksi ponsel untuk merek-merek lokal dan dijual untuk pasar Indonesia sendiri.

Hsing mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah dalam proses negosiasi dengan sejumlah produsen ponsel lokal Indonesia terkait kemungkinan investasi. Pihak Hon Hai juga belum mau mengungkap berapa nilai investasi yang akan ditanamkan di Indonesia untuk mendirikan pabrik ponselnya tersebut.

Namun jika merujuk pada pernyataan Menteri Perindustrian, MS Hidayat pada pertengahan tahun lalu, disebutkan bahwa perusahaan asal China tersebut siap menggelontorkan investasi sebesar USD 10 miliar atau sekitar Rp 95 triliun untuk merealisasikan rencananya tersebut.

“Kalau tidak berubah dari rencana semula, mereka mau investasi USD 10 miliar selama 5 tahun untuk bangun pabrik di Indonesia,” ujar Menteri Perindustrian, MS Hidayat saat itu.

Hidayat mengungkapkan, Foxconn memilih Modern Cikande Industrial Estate (MCIE) Banten sebagai lokasi pembangunan pabrik perakitan ponsel mereka.

Disebutkan, Foxconn membutuhkan lahan seluas 5000 meter untuk proses awal pembangunan pabrik perakitan ponsel. Selain itu tanah, Foxconn juga akan berinvestasi dengan membeli lahan pabrik seluas 4000 meter di kawasan Modern Cikande Industrial Estate.[LKH/HBS]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0