Foxconn Bantah Laporan Percobaan Bunuh Diri di Pabrik

Pabrik Foxconn di Shenzhen China (Cnet)
Pabrik Foxconn di Shenzhen China (Cnet)

Jakarta – Foxconn kembali membantah bahwa ada karyawan wanita di pabrik tersebut yang melompat dari atap salah satu pabrik raksasa manufaktur iPhone itu.

Menurut sebuah posting di situs microblogging China, Sina Weibo dan situs Kotaku, dua pekerja telah melompat dari sebuah bangunan di pabrik Foxconn Shenzhen Jumat lalu, karena kekhawatiran atas keamanan kerja.

Salah satu dari dua pekerja yang melompat dari bangunan pabrik itu adalah seorang wanita, namun dikabarkan selamat. Situs Kotaku juga melaporkan bahwa ada tiga karyawan lain di atap yang mengancam untuk melompat.

Disebutkan bahwa tiga pekerja naik ke atap bangunan G14 di Foxconn Shenzhen. Mengutip salah satu sumber mengatakan, bahwa para pekerja itu melakukan aksi protes dengan cara melompat dari atap karena mereka khawatir tentang nasib pekerjaan mereka.

Pabrikan asal Taiwan yang memasok komponen elektronik untuk beberapa perusahaan seperti Apple, Microsoft, Hewlett-Packard, Dell, dan Sony, itu dikabarkan tengah dalam kondisi sulit,  karena penurunan jumlah pesanan sejak beberapa bulan pertama tahun ini. Karena penurunan tersebut, Foxcoon mulai menggunakan berbagai metode untuk memangkas karyawannya.

Foxconn sendiri saat dikonfirmasi Cnet mengakui telah terjadi sengketa dengan pekerja di pabriknya tersebut, namun membantah ada karyawannya yang cedera dalam aksi tersebut.

“Kami dapat mengkonfirmasi bahwa pada 29 Maret, tiga karyawan di pabrik kami di Longhua, Shenzhen terlibat dalam sengketa kerja atas keputusan perusahaan untuk menawarkan mereka kesempatan untuk pindah ke fasilitas produksi lain yang masih dalam satu anak usaha Foxconn China ” kata pihak Foxconn.

“Sebagai hasil dari sengketa itu, karyawan yang bersangkutan berkumpul di atas sebuah bangunan pabrik dan berada di sana sampai pihak keamanan setempat tiba di lokasi kejadian,” lanjutnya lagi.

” Laporan yang diberitakan sama sekali tidak akurat, karena sengketa itu diselesaikan secara damai dan tidak ada yang terluka,” kata perusahaan itu, seperti dilansir Cnet, Selasa (2/4).

Seperti diketahui, perusahaan perakitan elektronik yang berbasis di Taiwan itu sering dikritik karena kondisi kerja yang buruk. Setidaknya adav14 pekerja Foxconn yang dikabarkan telah bunuh diri di pabrik-pabrik di Shenzhen dan Chengdu sejak awal 2010 lalu.

Untuk mencegah aksi serupa, pihak Foxconn berjanji akan memasang “jaring bunuh diri” untuk mencegah karyawannya melompat dari atas bangun gedung, dan mengatakan akan menawarkan kenaikan upah 20 persen untuk beberapa pekerja.[HBS]

Pekerja di atas bangunan di pabrik Foxconn Shenzhen
Pekerja di atas bangunan di pabrik Foxconn Shenzhen (Kotaku)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0