FAA Larang Flight Mode di Pesawat Terbang

Jakarta – Penumpang pesawat terbang pasti selalu diminta untuk mematikan ponsel dan perangkat elektroniknya demi keselamatan bersama. Beberapa diantaranya lebih memilih menggunakan flight mode sebagai alternatif.  Ternyata, pengaktifan flight mode di Amerika Serikat (AS) masih menjadi perbedatan.

Banyak orang yang jenuh bila memanfaatkan pesawat untuk membawanya ke tujuan yang jaraknya cukup jauh dalam waktu yang singkat.  Untuk mengatasinya, biasanya penumpang pesawat terbang akan membaca buku, majalah, atau tidur.

Seiring dengan perkembangan teknologi, bentuk media baca tidak hanya sebatas media analog seperti buku atau majalah. Masalahnya, ke depan nanti akan banyak konten elektronik yang dipilih para penumpang. Daripada tasnya penuh dengan buku dan majalah, akan lebih praktis bila membawa ribuan bacaan ke dalam satu perangkat dalam bentuk digital.

Saat ini, di semua perangkat ponsel pintar telah tertanam flight mode dimana akses komunikasi diputus, tetapi ponsel atau tabletnya masih dapat digunakan. Namun Federal Aviation Administraton (FAA) tetap melarang pengaktifan flight mode selama pesawat lepas landas. Demikian yang dikutip Telsetnews dari pocketnow, Sabtu (11/8)

Beberapa penumpang mungkin tidak setuju dengan aturan ini dan masih tetap menjalankannya. Awak pesawat sendiri wajib patuh pada aturan ini, karena aturan yang dibuat oleh FAA di AS tersebut.

Dalam banyak kasus, media digital lebih nyaman digunakan dibandingkan media analog. Secara logika, adanya flight mode bertujuan untuk memutuskan sinyal yang ada di perangkat mobile yang dapat menggangu sinyal radio pesawat terbang.

Namun aturan FAA ini masih diperdebatkan oleh banyak pihak. Pasalnya, bila maskapai ingin penumpang mematikan perangkat elektronik, seharusnya mereka pun mengharuskan penumpang untuk mematikan jam tangan digital dan berbagai alat bantu dengar digital.

Jadi, kenapa maskapai dan FAA tetap bersiteguh melarang smartphone dan tablet diaktifkan? Perdebatan ini sudah berlangsung cukup lama dan tidak menemukan titik temunya.

Sudah saatnya FAA melakukan penelitian lebih lanjut mengenai penggunaan perangkat elektronik dan mengalisa apakah penggunaan perangkat elektronik di pesawat terbang masih mengganggu sinyal pesawat.[lkh/hbs]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here