Telset.id – Startup chip AI Etched berhasil mengamankan kontrak senilai $1 miliar untuk sistem chip kustomnya yang dirancang khusus mempercepat proses inference, sebuah pencapaian yang langsung menantang dominasi Nvidia di pasar prosesor AI.
Perusahaan yang didirikan pada tahun 2022 ini mengumumkan perkembangan terbaru pada hari Selasa, setelah TSMC berhasil memproduksi chip mereka di awal tahun. Etched saat ini sedang dalam proses pengujian produk pertama dengan para pelanggan. Sistem yang mereka sebut “frontier inference clusters” ini merupakan paket lengkap yang mencakup chip, rak khusus, dan perangkat lunak untuk membantu model AI frontier menjalankan inference dengan lebih cepat, lebih murah, dan lebih efisien secara daya.
Inference adalah proses yang terjadi setelah pengguna mengirimkan perintah. Proses ini kini menjadi hambatan terbesar dan pusat biaya termahal bagi perusahaan AI yang berusaha melayani pelanggan dalam skala besar. Hal inilah yang membuat investor memberikan perhatian serius pada startup yang menjanjikan solusi untuk masalah ini.
Baca Juga:
Pendanaan Besar dan Investor Kelas Berat
Etched juga mengungkapkan bahwa mereka telah mengumpulkan total pendanaan sebesar $800 juta hingga saat ini. Tranche terbaru adalah putaran pendanaan $500 juta yang tidak diumumkan sebelumnya dan ditutup pada bulan Desember dengan valuasi pasca-pendanaan sebesar $5 miliar.
Startup ini berhasil menarik sejumlah investor ternama, termasuk VentureTech Alliance, Jane Street, Hudson River Trading, Two Sigma, Ribbit Capital, dan Stripes yang memimpin putaran $500 juta. Etched juga mengamankan investasi angel dari tokoh-tokoh AI terkemuka seperti Andrej Karpathy, Geoffrey Hinton, Fei-Fei Li, Arthur Mensch, dan Scott Wu. Cap table perusahaan juga mencakup miliarder Stanley Druckenmiller dan Peter Thiel.
Perjalanan dari Kesulitan Menuju Kesuksesan
Meskipun siaran pers perusahaan membingkai pengumuman Selasa sebagai Etched “keluar dari mode siluman,” para pendiri bersama — CEO Gavin Uberti dan presiden Robert Wachen — sebenarnya sudah berbicara dengan TechCrunch tentang rencana chip mereka sejak 2024. Keduanya keluar dari Harvard dan menjadi Thiel fellows untuk mendirikan Etched.
Pada tahun 2024, Etched sudah masuk radar investor setelah mengumpulkan lebih dari $125 juta. Namun, dalam podcast Patrick O’Shaughnessy “Invest Like the Best,” para pendiri mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, mereka kesulitan menarik minat investor — bahkan dengan memo setebal 30 halaman yang berargumen bahwa AI pada akhirnya akan membutuhkan chip khusus, bukan sekadar GPU serba guna.
Setiap investor besar yang mereka datangi menolak. Perusahaan dilaporkan beroperasi dari bulan ke bulan, hampir kehabisan uang tunai, di masa-masa awal tersebut.
Lingkungan pendanaan hari ini terlihat seperti planet yang berbeda. Investor kini mengejar segala sesuatu yang berhubungan dengan AI, terutama teknologi chip yang mempercepat inference. Kompetitor Cerebras baru saja mengalami IPO pertama yang sukses tahun ini, sementara pembuat chip AI Groq baru saja mengumpulkan $650 juta. Hyperscalers seperti Amazon, Google, dan Microsoft semuanya membangun chip AI internal mereka sendiri. Bahkan OpenAI baru saja mengumumkan chip kustom pertamanya yang dibangun oleh Broadcom, yang bisa menjadi saingan langsung bagi Nvidia.





Komentar
Belum ada komentar.