Erajaya: Modem Datapro jadi Solusi “Paket Roaming Murah”

Erajaya Datapro
Smartphone ketika terhubung ke modem Datapro. Foto: Muhammad Faisal/Telset.id

Telset.id, Jakarta – Erajaya telah mengumumkan kolaborasi berupa investasi convertible bond untuk startup, Datapro Technologies. Kedua perusahaan ini menyediakan modem Datapro bagi warga Indonesia yang berkunjung ke Singapura.

Datapro merupakan startup asal Singapura yang diperkenalkan resmi pada Agustus lalu. Mereka bergerak di bidang penyediaan modem MiFi, dengan Starhub sebagai penyedia jaringan data internetnya.

Menurut Director Datapro, Allen Tan, biaya sewa modem Datapro terbilang terjangkau. Konsumen hanya perlu membayar SGD 12 atau setara Rp 123 ribuan untuk internet 50GB selama 7 hari.

{Baca juga: Erajaya – Datapro Tawarkan Internet Murah untuk Wisatawan ke Singapura}

Datapro juga akan memberikan kuota gratis untuk 3 hari 2 malam di koneksi 4G bagi penumpang Singapore Airline yang menggunakan layanannya.

“Koneksinya full speed dan bisa digunakan untuk 5 perangkat berbeda,” jelasnya.

Dengan harga tidak sampai Rp 150 ribuan, CEO Erajaya Group, Hasan Aula mengatakan bahwa modem Datapro ini bisa menjadi solusi paket roaming bagi wisatawan Tanah Air yang berangkat ke Negeri Singa.

Sebab, mereka tidak lagi harus menggunakan paket roaming yang punya data internet sedikit ketika berkunjung ke Singapura. Cukup menggunakan Datapro, mereka bisa merasakan koneksi internet full-speed dengan kuota yang berlimpah.

“Pamakaian data sangat tinggi. Gak akan bisa kalau mengandalkan paket roaming yang hanya 1GB dan bisa dipakai 3 hari saja. Itu tidak akan cukup,” katanya.

Pernyataan Hasan pun diamini oleh Allen. Ia mengatakan, selain paket data yang disediakan sedikit, paket roaming juga dibanderol dengan harga yang cukup mahal.

“Harga paket data roaming itu mahal. SGD 30 (Rp 300 ribuan) hanya untuk 1GB, itu mahal,” ucapnya.

{Baca juga: 3 Tips Internetan Aman ala Kominfo}

Sayangnya, hingga saat ini modem Datapro baru bisa disewa dan dikembalikan di bandara Changi saja. Tapi Hasan menyatakan, ke depannya, mereka akan memperluas layanan dengan menyediakan layanan startup itu dari Indonesia melalui jaringan Erajaya Retail Group.

Selain itu, Erajaya juga berencana untuk menghadirkannya bagi turis-turis yang datang ke Indonesia. Tapi sebelumnya, mereka harus berkomunikasi terlebih dahulu dengan operator telekomunikasi terkait untuk menyediakan layanan di Tanah Air.

“Ini kan baru tahap awalnya saja, next step bisa dipakai dari Indonesia untuk aktivasi dan pengembalian produk,” pungkasnya. (FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here