Epic Games, raksasa di balik game fenomenal Fortnite, baru saja mengumumkan akuisisi terhadap Loci, sebuah platform berbasis kecerdasan buatan (AI) yang fokus pada otomatisasi tagging aset 3D. Langkah ini bukan sekadar ekspansi bisnis biasa, melainkan jawaban atas tantangan ribuan kreator yang kerap terjebak dalam proses tagging manual—pekerjaan melelahkan yang kini bisa diselesaikan dalam hitungan detik.
Mengapa Tagging 3D Begitu Penting?
Bayangkan Anda memiliki ribuan aset 3D—mulai dari karakter, properti, hingga lingkungan virtual—yang harus dikelola. Tanpa sistem tagging yang efisien, mencari satu objek spesifik ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Di sinilah Loci berperan: platform ini menggunakan computer vision untuk “memahami” konten 3D, lalu secara otomatis memberi tag yang relevan. Hasilnya? Proses pencarian, berbagi, dan penemuan aset menjadi jauh lebih cepat.
Lebih dari Sekadar Efisiensi: Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual
Epic Games juga menyoroti manfaat lain dari teknologi Loci: deteksi potensi pelanggaran hak kekayaan intelektual (IP). Kasus seperti pemakaian elemen dari Mario Kart atau Shrek di Fortnite tanpa izin mungkin bisa diminimalkan berkat AI ini. Dengan kemampuan analisis mendalam, Loci bisa mengidentifikasi aset yang mencurigakan sebelum menjadi masalah hukum.
Integrasi ke Ekosistem Epic: UEFN dan Fab
Teknologi Loci akan diintegrasikan ke dalam seluruh ekosistem Epic, termasuk Unreal Editor for Fortnite (UEFN) dan Fab, marketplace digital untuk jual-beli aset. Bagi kreator, ini berarti mereka bisa fokus pada proses kreatif tanpa terbebani administrasi teknis. Sementara bagi Epic, langkah ini memperkuat posisinya sebagai penyedia tools paling komprehensif untuk pengembang game dan desainer 3D.
Meski nilai akuisisi tidak diungkap, jelas bahwa Epic sedang membangun fondasi untuk masa depan kreasi konten yang lebih otomatis dan aman. Dengan AI seperti Loci, hambatan teknis perlahan sirna, membuka jalan bagi inovasi yang lebih liar dan bebas.